SuaraCianjur.Id- Obesitas atau kegemukan telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Di Indonesia, masalah obesitas juga semakin memprihatinkan.
Menurut data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, pada tahun 2018, prevalensi obesitas di Indonesia mencapai 21,8%, yang berarti lebih dari 1 dari 5 orang di Indonesia mengalami obesitas.
Ada beberapa cara untuk mencegah obesitas di Indonesia. Pertama-tama, adalah penting untuk memperbaiki pola makan. Masyarakat Indonesia sebaiknya lebih memilih makanan sehat yang kaya akan nutrisi dan rendah kalori.
Mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan makanan olahan, serta meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu mengurangi risiko obesitas.
Kedua, penting untuk menjaga gaya hidup yang aktif. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, atau olahraga dapat membantu membakar kalori dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Jika masyarakat Indonesia memilih untuk menggunakan transportasi umum, sebaiknya berjalan kaki atau naik sepeda ke dan dari halte atau stasiun kereta. Hal ini dapat membantu meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.
Ketiga, adalah penting untuk menghindari gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan minum alkohol berlebihan. Kedua kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko terkena obesitas dan beberapa penyakit tidak menular lainnya.
Keempat, penting untuk menjaga keseimbangan kalori. Hal ini berarti mengkonsumsi jumlah kalori yang sama dengan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh.
Membuat jurnal makanan atau mencatat jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari dapat membantu menjaga keseimbangan kalori.
Baca Juga: Fuji Banjir Pujian Usai Pamer Hang Out Bareng Thariq Halilintar Pasca Putus, Netizen: Tidur Nyenyak
Kelima, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi jika Anda mengalami masalah obesitas atau memiliki risiko terkena obesitas.
Dokter atau ahli gizi dapat memberikan saran dan rekomendasi yang sesuai untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko obesitas. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Kementerian Kesehatan RI
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Fakta Pahit: Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia tapi Ogah Kembalikan Utang Rp500 T
-
Harga Emas Hari Ini di Butik Antam dan Pegadaian, 17 Agustus Kompak Menguat!
-
HUT ke-81 RI, BRI Gelar Promo Belanja Hemat Pakai QRIS BRImo di Indomaret
-
5 Promo Minuman Matcha Spesial 17 Agustus 2026, Cukup Bayar Mulai Rp8 Ribuan
-
Ayahku Dibunuh Massa, Hari Ini Ia Tak Ikut Upacara Kemerdekaan
-
4 Wilayah Riau Masih Dikepung Karhutla, Manggala Agni Dikerahkan
-
Kenapa Pembawa Baki Bendera dan Paskibraka Ditentukan pada Hari H? Ini Alasannya
-
Main, Bertemu Satwa hingga Kulineran, Ini Cara Menikmati Seharian di Enchanting Valley
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Bukan Diculik, tapi Diamankan: Keluarga Djiauw Kie Siong Luruskan Kisah Rengasdengklok