SuaraCianjur.Id- Thrifting merupakan suatu kegiatan berbelanja barang-barang bekas.
Saat ini kegiatan thrifting baju impor menjadi populer di kalangan anak muda. Banyak yang senang membeli baju bekas untuk dipakai kembali.
Beberapa dari mereka beranggapan bahwa berbelanja baju bekas lebih hemat daripada membeli baju baru.
Para pembeli bisa mendapatkan baju bermerk dengan harga yang sangat miring. Tak hanya itu, alasan limited edition juga menjadikan pakaian bekas impor ramai digemari masyarakat.
Namun, tahukah anda jika kegiatan thrifting ini memiliki bahaya bagi kesehatan tubuh?
Dr. Bayu Adiputro dalam kanal YouTube Okaydoc dikutip pada Senin (13/3/2023) menjelaskan beberapa bahaya thrifting.
Kudis disebabkan oleh tungau. Penderita penyakit kudis akan merasakan gatal yang luar biasa pada malam hari.
Penyakit ini dapat menular melalui kontak fisik dengan penderita dan menggunakan pakaian yang pernah dipakai oleh penderita kudis.
Baca Juga: Ketahui Gejala dan Faktor Penyebab Cerebral Atrophy, Terutama pada Anak!
Penyakit kurap disebabkan oleh infeksi jamur. Ditandai dengan ruam merah atau lebih dikenal dengan istilah ringworm.
Penyakit ini dapat menular melalui kontak fisik dengan penderita, bergantian pakaian dengan penderita, dan sistem imun yang lemah.
Namun, jika anda sudah terlanjur berbelanja pakaian bekas impor, anda dapat melakukan beberapa cara di bawah ini untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut.
1. Merendam pakaian dengan air panas yang telah diberi sabun cair.
2. Mencuci dan mengeringkan pakaian dengan panas matahari langsung.
3. Membungkus pakaian bekas impor dengan plastic kedap udara selama beberapa hari dan menjauhkannya dari barang-barang pribadi. Cara tersebut dapat membunuh tungau secara perlahan. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Youtube OkayDoc
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah