SuaraCianjur.Id- Di Indonesia, kecenderungan untuk mencari teman kencan yang lebih tua dan kaya secara finansial sebagai sumber penghasilan semakin meningkat.
Jakarta menjadi kota yang paling aktif dalam jenis kencan semacam ini, dengan 10.200 pengguna yang berstatus sugar babies, sedangkan ada 4.221 pria yang lebih mapan (yang diasumsikan sebagai om-om) dalam aplikasi tersebut.
Bandung berada di urutan kedua dengan 1.417 sugar babies, diikuti oleh Surabaya di posisi ketiga dengan 1.069 sugar babies, dan di posisi keempat ada Medan dengan 482 sugar babies. Di urutan kelima, terdapat Tangerang.
Hanya Jakarta yang memiliki lebih dari seribu sugar daddies, sedangkan jumlah sugar daddies di kota-kota lain hanya berkisar ratusan.
Namun, sayangnya informasi ini belum mencakup jumlah sugar mommas, yaitu wanita yang memberikan dukungan finansial kepada kekasih pria muda mereka di Indonesia.
Meningkatnya trend kencan sugar baby di Indonesia selalu dipicu oleh ketimpangan ekonomi yang ada di setiap negara, termasuk di Indonesia.
Untuk mencapai taraf hidup yang diimpikan, generasi muda sekarang mencari cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
Kencan dengan sugar daddies/mommas dipandang lebih menjanjikan daripada mencari pinjaman yang berpotensi merugikan kondisi keuangan di masa depan.
Dalam lima tahun terakhir, aktivitas sugar baby di Indonesia semakin menjadi-jadi. Bahkan pada tahun 2018, kata kunci "SugarDaddy" sempat menjadi topik tren di Twitter Indonesia.
Baca Juga: Alshad Ahmad Spill Biaya Makan Hewan Peliharaan, Tembus Rp65Juta Sebulan!
Jenis kencan semacam ini dianggap kontroversial karena melibatkan lelaki atau perempuan yang sudah mapan dan memiliki keluarga, menjalin hubungan rahasia dengan pasangan yang lebih muda.
Selain itu, sugar baby juga dianggap sebagai kedok untuk prostitusi, meskipun tidak selalu melibatkan uang. Hal ini menimbulkan kontroversi dan mengabaikan nilai-nilai moral seperti kesetiaan dalam pernikahan.
Salah satu motivasi utama bagi sugar babies Indonesia dalam mencari pasangan yang lebih tua adalah untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan.
Hal ini dikarenakan hanya 12 persen dari generasi muda Indonesia yang berusia 25 hingga awal 30-an yang memiliki gelar sarjana.
Bahkan, mayoritas penduduk muda di kota-kota besar Indonesia, yaitu 56 persen, belum bisa menempuh pendidikan S1 karena keterbatasan biaya.
Dalam konteks sugar babies, perempuan masih menjadi kelompok yang lebih dominan karena perempuan memiliki pendapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki di dunia kerja.
Hal ini sejalan dengan hasil survei World Economic Forum yang mencatat bahwa di Indonesia, sekitar 27,64 persen pekerja perempuan menerima gaji lebih rendah dari pekerja laki-laki untuk posisi yang sama. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Vice Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
Gibran Curhat di Twitter, Kinerja Tidak Dilirik tapi Sendal Hilang Jadi Viral
-
Group Girl Baru Asal Korea Selatan New Jeans Menjadi Sorotan Publik setelah Mampu Berkembang Cepat dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun
-
Catat! Jokowi Buka Keran Lebar-Lebar untuk Perizinan Konser Musik di Indonesia Pasca Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Saat Fisika Bertemu Bela Diri: Seni Mengalahkan Lawan Tanpa Kekuatan Kasar Lewat Jiu-Jitsu
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah