SuaraCianjur.Id- Menahan air kencing adalah kebiasaan yang sering dilakukan oleh banyak orang. Entah itu karena malas untuk pergi ke toilet, terlalu sibuk dalam pekerjaan, atau bahkan karena takut untuk menggunakan toilet umum.
Namun, sedikit yang menyadari bahwa menahan air kencing dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan bahaya bagi kesehatan.
Secara umum, rata-rata orang normal bisa buang air kecil sekitar 6-7 kali dalam sehari. Namun, ketika seseorang menahan air kencing terlalu lama, maka akan terjadi penumpukan urine dalam kandung kemih.
Hal ini dapat menyebabkan tekanan dalam kandung kemih meningkat dan pada akhirnya menyebabkan kerusakan pada kandung kemih itu sendiri.
Selain itu, menahan air kencing dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.
Bakteri yang biasanya dikeluarkan saat buang air kecil akan terus berkembang biak dalam kandung kemih yang penuh dan dapat menyebabkan infeksi saluran kemih seperti sistitis atau bahkan pielonefritis.
Dalam beberapa kasus, menahan air kencing dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan pembesaran kandung kemih yang dapat mengganggu fungsi normal kandung kemih.
Pembesaran kandung kemih ini dapat menyebabkan masalah serius pada ginjal dan dapat memerlukan perawatan medis yang intensif.
Namun, bahaya menahan air kencing tidak hanya terbatas pada kesehatan sistem kemih. Menahan air kencing dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh lainnya seperti ginjal, hati, dan bahkan jantung.
Hal ini terjadi karena ketika menahan air kencing, racun dan limbah dalam tubuh terus bertambah dan dapat membebani organ-organ tersebut.
Selain itu, menahan air kencing dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan.
Kandung kemih yang penuh dapat memberi tekanan pada organ pencernaan, seperti usus, dan dapat menyebabkan sembelit atau bahkan diare. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Dunia Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?