SuaraCianjur.Id- Banyak orang mungkin pernah mendengar istilah "inner child" namun tidak tahu apa artinya sebenarnya.
Inner child sebenarnya merujuk pada bagian dalam diri kita yang masih memiliki sifat dan kecenderungan anak kecil.
Bagian ini seringkali tertutup oleh kehidupan yang penuh tekanan, tuntutan dan harapan yang berlebihan dari lingkungan sekitar.
Namun, mengakses dan merawat inner child dapat membantu kita untuk menemukan kembali sisi kehidupan yang lebih berwarna dan memperbaiki keseimbangan mental serta emosional kita.
Menurut jurnal penelitian Psikologi dan Pendidikan berjudul "The Concept of Inner Child and Its Implications for Personal Growth" "Inner child" adalah aspek psikologis dari diri seseorang yang membawa ingatan dan pengalaman masa kecil dan pengaruhnya terhadap aspek kognitif dan emosional kehidupan dewasa.
Inner child merupakan bagian dari konsep self yang kompleks, yang juga meliputi ego, ide, dan super ego.
Buku "Healing Your Emotional Self" karya Beverly Engel juga membahas tentang inner child dan menekankan pentingnya merawat dan memperbaiki hubungan dengan inner child.
Menurutnya, jika kita dapat mengakses inner child, kita dapat memperbaiki hubungan dengan diri sendiri, mengatasi masalah emosional, dan meningkatkan kesejahteraan mental kita.
Ahli terkenal dalam bidang psikologi, Carl Jung dalam tulisannya yang berjudul "Man and his symbols. Aldus Books" juga mengakui pentingnya inner child dalam memahami diri sendiri.
Baca Juga: Muncul Spekulasi Usai Luhut Bertemu Surya Paloh, Demokrat Santai: Tak Ganggu Proses Koalisi
Ia mengatakan, "Sebagian besar luka psikologis yang kita alami sebagai orang dewasa berasal dari pengalaman masa kecil kita."
Untuk mengakses inner child, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti meditasi, terapi seni, menulis jurnal, dan bermain-main dengan anak-anak.
Dengan merawat dan memperbaiki hubungan dengan inner child, kita dapat menghilangkan rasa takut, kecemasan, dan rasa malu yang mungkin masih terpendam dalam diri kita.
Ini akan membantu kita untuk menjadi orang yang lebih positif, kreatif, dan bahagia.
Dalam kesimpulannya, inner child adalah bagian dalam diri kita yang masih memiliki sifat dan kecenderungan anak kecil.
Mengakses dan merawat inner child dapat membantu kita untuk menemukan kembali sisi kehidupan yang lebih berwarna dan memperbaiki keseimbangan mental serta emosional kita.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?