SuaraCianjur.Id- Kehidupan modern saat ini seringkali membuat kita terjebak dalam kesibukan yang tidak henti-hentinya. Banyaknya tuntutan pekerjaan, keluarga, dan aktivitas sosial kadang membuat kita lupa untuk merawat diri sendiri.
Nah, untuk menghindari rasa lelah dan stres yang terus bertambah, penting bagi kita untuk memperkenalkan konsep me time atau waktu untuk diri sendiri.
Me time adalah waktu ketika seseorang memfokuskan perhatian pada dirinya sendiri dan melakukan aktivitas yang menyenangkan dan merangsang pikiran.
Hal ini diperlukan untuk membantu meredakan stres, mengurangi kecemasan, meningkatkan kesehatan mental, dan memperbaiki suasana hati.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Personality and Social Psychology Review" menyatakan bahwa me time dapat membantu meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Psikolog dan profesor di Universitas Texas, Art Markman, juga menekankan pentingnya me time dalam artikelnya di Harvard Business Review.
Menurutnya, "Waktu untuk diri sendiri dapat membantu kita lebih fokus dan berenergi, serta memperbaiki kreativitas dan produktivitas."
Selain itu, me time juga dapat membantu seseorang meningkatkan kualitas hubungan dengan orang lain. Ketika seseorang memiliki waktu yang cukup untuk dirinya sendiri, ia cenderung lebih tenang dan mudah mengontrol emosinya.
Hal ini dapat membantu seseorang lebih terbuka dan memperkuat hubungan dengan orang-orang terdekat.
Namun, bagi sebagian orang, mencurahkan waktu untuk diri sendiri terkadang dianggap sebagai bentuk ketidaktertarikan pada orang lain atau pekerjaan. Hal ini bisa menjadi masalah serius jika tidak diatasi dengan bijaksana.
Psikolog klinis dan penulis buku "The Art of Intimacy and The Pleasure of Passion", Dr. Robert Firestone, mengatakan, "Seseorang tidak dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain jika ia sendiri tidak bahagia. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mencurahkan waktu untuk dirinya sendiri."
Bagi yang masih merasa kesulitan untuk meluangkan waktu untuk me time, cobalah untuk mulai dengan aktivitas yang sederhana seperti membaca buku favorit, menonton film, berolahraga ringan, atau hanya duduk di taman dan menikmati alam.
Luangkan waktu setidaknya 15 menit setiap hari untuk melakukan aktivitas tersebut.
Dalam kesimpulan, me time adalah waktu yang penting untuk merawat diri sendiri, meningkatkan kesehatan mental, dan kualitas hubungan dengan orang lain.
Seperti yang diungkapkan oleh ahli dan penulis buku di atas, me time dapat membantu meningkatkan kebahagiaan, kesejahteraan, dan produktivitas seseorang secara keseluruhan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA