SuaraCianjur.Id- Asam urat adalah senyawa yang terbentuk dari hasil metabolisme purin dalam tubuh.
Kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit asam urat, yang ditandai dengan rasa nyeri dan pembengkakan pada persendian.
Namun, apakah asam urat dapat berpengaruh terhadap kesehatan ginjal?
Berdasarkan buku "Clinical Urology: The Essentials" karya Philip M. Hanno, MD, "asam urat bisa menyebabkan penyakit ginjal pada seseorang yang memiliki riwayat penyakit ginjal, hipertensi, atau diabetes.
" Hal ini terjadi karena asam urat dapat mengendap di ginjal dan menyebabkan batu ginjal atau merusak jaringan ginjal.
Selain itu, sebuah jurnal penelitian yang diterbitkan dalam "The New England Journal of Medicine" menemukan bahwa "kadar asam urat yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal kronis pada orang dewasa."
Penelitian tersebut mengamati sekitar 16.000 orang dewasa selama 10 tahun dan menemukan bahwa orang yang memiliki kadar asam urat tinggi memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk mengalami penyakit ginjal kronis daripada orang yang memiliki kadar asam urat normal.
Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi akan mengalami masalah ginjal.
"Tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi akan mengalami masalah ginjal," kata Dr. Leslie Spry, seorang ahli nefrologi dan profesor di Universitas Nebraska Medical Center.
Baca Juga: Pesan Menteri LHK Siti Nurbaya untuk Rimbawan Indonesia
"Namun, orang dengan riwayat keluarga penyakit ginjal, hipertensi, atau diabetes harus lebih berhati-hati dan memantau kadar asam urat mereka secara teratur."
Dalam hal ini, penting untuk menjaga kesehatan ginjal dengan melakukan pemeriksaan rutin, menjaga pola makan yang sehat, dan menghindari faktor risiko seperti merokok dan minum alkohol secara berlebihan.
Selain itu, jika Anda memiliki riwayat keluarga penyakit ginjal, hipertensi, atau diabetes, sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin dan berkonsultasi dengan dokter spesialis ginjal untuk mengatasi masalah asam urat dan mencegah terjadinya penyakit ginjal. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif