SuaraCianjur.Id- Apakah anda sudah tahu kalau ternyata ada ketumbar palsu?
Dr. Zaidul Akbar membongkar perbedaaan ketumbar asli dan palsu, simak artikel ini sampai selesai!
Ketumbar asli memiliki warna kecoklatan dan keruh, sementara yang palsu memiliki warna putih atau kekuningan cerah.
Warna ketumbar palsu lebih cerah karena diberi pemutih.
Para pedagang yang curang memberikan pemutih pada ketumbar agar ketumbar mereka lebih awet dan tidak mudah pecah.
Ketumbar palsu akan awet lebih dari dua bulan dan aman dari jamur. Namun, bahan yang digunakan untuk memutihkan ketumbar cukup berbahaya untuk tubuh manusia.
Adapun kandungan dalam pemutih tersebut berupa zat kimia Hidrogen Peroksida (H2O2), dan Sodium Bicarbonate (NaHCO3).
Zat-zat kimia tersebut merupakan zat kimia yang biasa ditemui di pemutih pakaian. Selain warna dan tingkat keawetan, perbedaan ketumbar asli dan palsu juga terlihat pada bau dan harganya.
Ketumbar asli memiliki bau yang lebih kuat daripada yang palsu. Ketumbar asli tentu saja memiliki harga yang lebih mahal daripada yang palsu.
Baca Juga: Pro Kontra Timnas Israel Main Piala Dunia U-20 di Indonesia, Diminta Tiru Qatar Boikot Rusia
Sayangnya, ketumbar asli lebih sulit ditemui di pasar daripada ketumbar palsu. Oleh karena itu, anda harus berhati-hati dalam memilah ketumbar asli dan palsu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung