SuaraCianjur.id - Timnas Indonesia sedang dalam masa persiapan menghadapi event akbar. Untuk timnas senior, mereka akan menghadapi Burundi dalam laga FIFA Matchday. Sementara itu, untuk timnas U20, mereka akan menghadapi ajang akbar Piala Dunia U20.
Masa persiapan ini berbarengan dengan bulan ramadhan. Ini artinya bagi pemain yang beragama muslim mengharuskan untuk berpuasa.
Namun, hal ini membuat pelatih timnas Shin Tae Yong merasa kesulitan. Menurutnya, di masa persiapan ini, para pemain haris makan tepat waktu untuk menjaga stamina dan energi mereka.
“Memang agak sulit juga bagi saya. Karena para pemain harusnya bisa makan tepat waktu. Kalau tanpa makan mereka harus lari dan bertanding itu agak sulit buat pemain,” ujar Shin, dikutip dari Antara, Selasa (21/3/2023).
Meski demikian, Shin Tae Yong akan mengupayakan untuk mencari solusi dari permasalahan ini. Dirinya akan mencoba berkomunikasi dengan berbagai pihak termasuk dengan para pemain dan pemimpin agama.
“Jadi saya memang harus koordinasi dulu sama pemimpin agama dan pemain juga biar bisa fokus pada pertandingan dan satu hari sebelumnya,” lanjut Shin.
Shin Tae Yong juga menegasan bahwa para pemainnya harus makan tanpa puasa.
“Kita tetap makan tanpa puasa, mungkun hari-hari yang puasa itu ya mungkin bisa diganti setelah selesai periode puasa,” pungkas Shin. (*)
Baca Juga: Mantap! Galian C Ilegal di Lereng Gunung Sindoro Bakal Disikat
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK