SuaraCianjur.Id- Paru-paru basah atau pneumonia merupakan kondisi kesehatan yang terjadi ketika jaringan paru-paru mengalami peradangan atau infeksi.
Kondisi ini dapat mempengaruhi orang dari segala usia, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak dan orang yang lebih tua dengan sistem kekebalan yang lemah.
Menurut buku "Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah" karya Brunner dan Suddarth (2010), "Pneumonia adalah peradangan akut parenkim paru yang disebabkan oleh infeksi agen mikroba seperti bakteri, virus, jamur, atau protozoa".
Beberapa gejala yang dapat terjadi pada pasien dengan pneumonia antara lain demam, batuk, sesak napas, dan sakit dada.
Gejala ini dapat memburuk dalam beberapa hari jika tidak diobati dengan benar.
Pencegahan pneumonia dapat dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari merokok.
Pada orang yang lebih rentan terkena pneumonia, seperti orang tua dan anak-anak, vaksinasi dapat membantu mencegah terjadinya kondisi ini.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Metersky et al. (2016), "Vaksin pneumokokus terbukti efektif dalam mencegah pneumonia dan komplikasinya pada orang yang lebih tua dan pasien dengan kondisi medis yang mendasar."
Dalam kesimpulannya, pneumonia merupakan kondisi kesehatan yang serius dan dapat mempengaruhi orang dari segala usia.
Baca Juga: Kamu Suka Sakit Rahang? Waspada Penyakit Ini, Bahaya!
Pencegahan pneumonia dapat dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kebersihan tangan, menghindari merokok, dan vaksinasi.
Jika seseorang mengalami gejala pneumonia, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali