SUARA CIANJUR- Ananda Omesh sempat menjadi pemeran utama, bareng bersama Ari Daging. Tetapi, setelah shooting film tersebut ia mengalami trauma hingga tak mau lagi bermain di dunia film.
Ia bercerita kepada Tike Prie dan Ronal Surapradja, bahwa dalam proses film tersebut memakan waktu yang banyak hanya untuk ia saja.
“Tiga sampai empat halaman monolog one shoot cuman pakai satu kamera nggak ada cut, nggak ada cover. Jadi ngomong sendiri sampai 50 kali take jam 02.00 WIB, di Stasiun Bandung,” kata Ananda Omesh.
Omesh mengatakan saat lawan mainnya take, ia melakukan hal yang membuatnya tenang. Tetapi, akhirnya ia tetap bilang kepada managernya, bahwa ia tidak berbakat bermain film. Ini dikarenakan ia sudah lelah syuting hingga dini hari, dan 50 kali take.
“Ada satu momen yang bikin saya drop, disitu saya bilang ke manager, saya nggak berbakat di film. Saya mau berhenti dari film, nggak usah kalau ada tawaran film,” tutur Ananda Omesh.
“Gara-gara hal sederhana cuman karena udah lelah syutingnya, dini hari mencoba mengingat 4 halaman di take 40 hingga 50,” sambung Omesh.
Satu hal lagi yang membuat Ananda Omesh yakin bahwa, dirinya tidak ada di dunia film. Ada kejadian tim asisten kameramen film tersebut, melihat kepada Omesh dengan menghela nafas dan terkesan meremehkan.
“Padahal dia sederhana saja, saya kan lagi di bawah, dia cuman ngeliatin sambil nafas dan ada suaranya ‘hehmm’ dengan wajah dia seperti bicara ‘gila lu nggak berbakat lu, liat nih semua kru dan pemail film nunggu lu doang,” ujar Ananda Omesh.
Akhirnya ia meyakinkan managernya kembali, bahwa ia mengalami trauma dan harus diobati. Hingga almarhum Reza Gunawan yang membantu Ananda Omesh bisa bangkit kembali, dan akhirnya sekarang ia fokus pada presenter saja. (*)
Sumber: YouTube RoTivi Media
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring