SUARA CIANJUR- Coccydynia, juga dikenal sebagai sakit ekor tulang belakang, adalah kondisi medis yang ditandai dengan rasa sakit pada daerah tulang ekor atau coccyx.
Kondisi ini sering kali terjadi karena cedera pada tulang ekor atau tekanan berlebihan pada daerah tersebut. Meskipun jarang terjadi, kondisi ini dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup seseorang.
Dikutip dalam bukunya yang berjudul "The Coccyx," Jean-Yves Maigne dan Michael D. Russon mengemukakan bahwa diagnosa coccydynia sering kali sulit dilakukan karena keluhan rasa sakit pada tulang ekor dapat berasal dari sumber lain seperti gangguan pada sendi sacroiliac, hernia tulang belakang, atau gangguan neurologis.
Oleh karena itu, pemeriksaan fisik dan radiologi yang teliti sangat diperlukan untuk memastikan diagnosa coccydynia.
Perawatan coccydynia biasanya meliputi penggunaan bantal donat, terapi fisik, obat pereda nyeri, dan pada kasus yang lebih parah, tindakan operasi.
Namun, menurut Maigne dan Russon (2015), pengobatan coccydynia harus disesuaikan dengan penyebabnya.
Misalnya, jika coccydynia disebabkan oleh trauma pada daerah panggul, terapi fisik dan obat pereda nyeri dapat membantu meredakan rasa sakit.
Namun, jika coccydynia disebabkan oleh hernia tulang belakang, operasi mungkin diperlukan untuk mengatasi kondisi tersebut.
Secara keseluruhan, coccydynia merupakan kondisi medis yang memerlukan perawatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Minta Polisi Audit Uang Rumah Gala Sky, Publik: Mayang Tak Laku Lagi ya?
Penderita coccydynia sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat dan perawatan yang sesuai dengan kondisinya. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
SD Kristen Manahan Solo Pertahankan Juara MilkLife Soccer Challenge
-
Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
Nonton Hemat di CGV Pakai ShopeePay, Diskon Rp20 Ribu Sampai Akhir Bulan
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Sirine Kota Palembang Bunyi Lagi, Apa Maknanya dan Apa Fungsinya Sekarang?
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Melindungi Anak, Melindungi Masa Depan: Mengapa Imunisasi Tak Bisa Ditawar?