- Riza Patria ajak pengusaha kontribusikan kekayaan untuk membangun bangsa dan rakyat.
- Pesan Prabowo: Pengusaha diminta simpan modal di dalam negeri demi pembangunan.
- Riza Patria imbau konglomerat aktif buka lapangan kerja dan bangun negara.
Suara.com - Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengajak para pengusaha di Indonesia untuk lebih aktif menggunakan kekayaan mereka demi kepentingan pembangunan negara. Riza menyebut ajakan ini merupakan pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ingin kalangan pengusaha besar turut berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.
“Bapak Presiden mengajak para pengusaha besar, konglomerat, dan para taipan untuk turut membantu rakyat serta bersama-sama membuka lapangan pekerjaan,” ujar Riza dalam acara pelantikan pengurus Barisan Delapan Center di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Riza berharap para pengusaha yang selama ini telah memetik keuntungan besar dari pemanfaatan sumber daya alam (SDA) di Indonesia dapat berbalik memberikan manfaat bagi negara. Ia menekankan pentingnya kesadaran moral para pelaku usaha besar untuk mendukung kemajuan bangsa.
“Ke depan kita tunggu, mudah-mudahan para pengusaha yang selama ini telah berpuluh-puluh tahun menikmati kekayaan alam Indonesia kembali ke jalan yang benar, insaf, bertobat, dan kembali membangun bangsa,” pesannya.
Lebih lanjut, Riza menyinggung perihal harta kekayaan para konglomerat yang menurutnya akan sia-sia jika hanya disimpan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja.
“Umur tidak ada yang tahu. Mau diapakan uang miliaran, triliunan, bahkan ratusan triliun itu? Semuanya harus kembali kepada kepentingan bangsa dan negara,” tegas Riza.
Menyambung pernyataan tersebut, Riza menyampaikan pesan Presiden yang meminta agar para pengusaha dan konglomerat lebih banyak menyimpan kekayaan mereka di dalam negeri. Presiden mengingatkan agar hasil usaha tidak diparkir di luar negeri, melainkan diputar kembali di dalam negeri untuk berbagai kegiatan produktif.
“Bapak Presiden mengingatkan agar semua hasil usaha disimpan di bank-bank Indonesia, digunakan untuk membangun usaha-usaha produktif yang mampu membuka lapangan pekerjaan,” pungkasnya.
Baca Juga: Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun
-
Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya
-
Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran
-
Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun
-
Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara
-
Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level
-
Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT