SUARA CIANJUR – Kasus Robot Trading ATG (Auto trade Gold) milik Wahyu Kenzo menyeret beberapa nama artis terkemuka di tanah air. Beberapa nama public figure masuk dalam daftar hitam kasus tersebut.
Pasalnya artis-artis tersebut diduga terlibat dalam pencucian uang dari hasil robot trading ATG. Kuasa hukum Robot Trading Zainul Arifin, setidaknya menyebutkan delapan nama yang terlibat.
Hal itu disampaikannya ketika datang ke Bareskrim untuk menindaklanjuti kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) yang melibatkan sejumlah artis.
Alasannya sejumlah public figur tersebut diduga mengenal Wahyu Kenzo dan memiliki keterlibatan atas uang haramyang dihasilkannya.
“Dalam hal ini memiliki hubungan dengan Wahyu Kenzo dan diduga menerima hasil dari kejahatan. Publik figur delapan orang diduga namanya RA ya, yaitu Raffi Ahmad. Kemudian ada juga Atta halilintar kemudian ada juga Stefan William, kemudian Rian D'masiv kemudian juga ada. Judika kemudian ada Dokter Tirta, Haji Faisal dan Gus Miftah,” ujar Zainul saat bertemu media dikutip dari Youtube Cumi-cumi, Kamis (13/4/2023).
Dirinya juga menyebutkan bahwa ia yang mewakilkan 820 korban dari Robot trading ATG tersebut. Para korban pun menuntut ganti rugi yang nilainya mencapai angka 150 Milyar Rupiah.
“Karena bagaimanapun juga kerugian korban adalah salah satu upaya dari kami untuk mengembalikan itu,” ucap Zainul
“Kami mendukung pantauan dari penyidik untuk memperdalam peristiwa pidana ini sehingga memunculkan para tersangka barunya termasuk terkait dengan mendalami proses tindakan pencucian uang,” ucap Zainul.
Seperti yang telah diketahui, CEO dari Robot Trading ATG ini adalah Wahyu Kenzo yang saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sedang dalam proses penyidikan.
Baca Juga: Dugaan Terseret Kasus Wahyu Kenzo Bikin Haji Faisal Bingung, Buka Suara Akui Hal Ini
Robot Trading ATG diketahui bermarkas di daerah Tulungagung, Jawa Timur. Modus utama penipuan tersebut menggunakan skema ponzi yang memanfaatkan member yang begitu banyak. (*/Masnurdiansyah)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial