/
Kamis, 13 April 2023 | 18:12 WIB
Aksi pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat saat melakoni laga debutnya untuk klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim di Liga Champions Asia melawan Urawa Reds Diamonds (jepang) (Facebook/@johorsoutherntigers.com.my)

SUARA CIANJUR - Johor Darul Ta'zim merupakan salah satu klub peserta dari Liga Super Malaysia, yang juga diperkuat oleh salah satu pemain Timnas Indonesia yakni Jordi Amat.

Namun, klub yang berbasis di kota Johor, Malaysia itu baru-baru ini mendapatkan gelombang penolakan dari sejumlah besar penggemar sepak bola di Negeri Jiran tersebut.

Pasalnya JDT sebutan akrab bagi klub tersebut, dinilai tampil sangat kuat dan terlalu mendominasi di kompetisi lokal Malaysia. Hal ini dibuktikan klub itu dengan mampu membawa pulang gelar juara Liga Super Malaysia sebanyak sembilan musim beruntun, serta berpeluang besar juara juga di musim ini.

Tidak hanya itu, dominasi itu juga dibuktikan di awal musim ini dengan berhasil memenangkan 8 pertandingan awal Liga Super Malaysia. Selain itu, skor yang berhasil ditorehkan setiap kali JDT bertanding juga selalu unggul besar seperti melawan Kedah FC 6-0, perak 5-0, dan Selangor 5-0.

Menanggapi hal tersebut, pengamat sepak bola Datuk Pekan Ramli mengatakan bahwa, peluang Johor Darul Ta'zim untuk keluar dari Liga Super Malaysia dinilai kurang memungkinkan. Itu karena, beberapa kompetisi lain di kawasan ASEAN sedang fokus untuk pengembangannya masing-masing.

"Saya tidak melihat liga negara lain yang terbuka untuk partisipasi dari negara lain." kata Datuk Pekan Ramli, dikutip cianjur.suara.com, Kamis (13/4/2023).

"Jika kami meminta JDT untuk bermain di liga Singapura, itu tidak sekompetitif M-League kami. Saya tidak melihat Thailand dan Vietnam menyambut tim dari negara lain." jelasnya.

Menurut sang pengamat, strukturisasi liga Malaysia saat ini sangat menguntungkan bagi JDT. Pasalnya dengan aturan yang ada saat ini, JDT dapat memiliki 5 pemain asing dan beberapa pemain naturalisasi dengan kualitas yang baik, yang membuat JDT dapat mendominasi seperti saat ini.

Bahkan dengan skuad yang terlihat seperti hanya menggunakan 3 pemain lokal dalam satu pertandingan. JDT mampu menembus babak 16 besar Liga Champions Asia (ASC) belum lama ini.

Baca Juga: Kilas Balik Kasus Pembunuhan di Cimahi: Berawal Pelaku Tenggak Alkohol, Tikam Bocah Sepulang Mengaji

Sumber: suara.com

Load More