/
Sabtu, 15 April 2023 | 09:49 WIB
Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Ia sebelumnya memiliki acara yang harus dihadiri sebelum terjaring OTT yaitu pelepasan warga untuk mudik gratis (dok. Humas Pemkot Bandung)

SUARA CIANJUR- Yana Mulyana, Walikota Bandung ini sebelumnya telah memiliki rangkaian acara yang harus dihadiri sebelum terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Acara tersebut adalah melepas kegiatan program mudik gratis untuk masyarakat di Balai Kota Bandung, Jawa Barat.

Yana dijadwalkan menghadiri kegiatan itu pada Sabtu pukul 09.00 WIB, kini sejumlah warga yang ikut serta dalam mudik gratis itu sudah berkumpul di Balai Kota Bandung.

Yana Mulyana dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK karena dengan dugaan suap pengadaan kamera pengawas (CCTV) dan jasa penyedia jaringan internet. Kegiatan OTT tersebut telah terkonfirmasi kebenarannya oleh pihak KPK.

"Kegiatan tangkap tangan dilakukan tim KPK dari (Jumat) siang hingga Jumat malam. Beberapa orang yang ditangkap di antaranya, benar, wali kota Bandung," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Sabtu.

Selain warga yang antusias dengan mudik gratis berkumpul dan menunggu, sejumlah bus pun sudah terparkir di area parkir Balai Kota Bandung, Sabtu pagi.

Suasana dari kantor pemerintahan di Balai Kota pun terlihat sepi dan belum ada aktivitas apa pun, seiring hari Sabtu merupakan hari libur para ASN.

Tidak hanya melepas mudik gratis, Yana pun memiliki jadwal untuk memberikan sambutan pada kegiatan Gebyar Tali Asih Ramadhan 1444 H yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Membayar Zakat di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung pada Sabtu pukul 16.00 WIB.

KPK menyatakan Walikota Bandung tersebut serta pihak yang terjaring OTT lainnya langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Untuk segera menentukan status hukum terhadap pihak-pihak tersebut. (*)

Baca Juga: Paket Lengkap, 4 Artis GMMTV Ini Kuliah di Kampus Terbaik Thailand

Disclaimer, sumber diambil dari Antaranews

Load More