SUARA CIANJUR – Awan kelabu datang dari Persib Bandung. Salah satu legendanya Encas Tonif dikabarkan meninggal dunia. Hal ini sebagaimana yang dikonfirmasi oleh salah satu mantan pemain Persib Bandung lainnya, Asep Sumatri.
"Betul. Saya juga dapat kabar di grup teman-teman pemain. Tadi meninggalnya sekitar jam 13.30 WIB," ujar Asep, dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Senin (17/4/2023).
Encas Tonif dikenang sebagai bek tangguh yang memiliki dedikasi tinggi dalam bermain sepak bola. Ia selalu memberikan yang terbaik di atas lapangan dan menjadi inspirasi bagi pemain muda untuk mengikuti jejaknya.
Kemampuannya dalam menghadapi lawan dan membaca permainan menjadikannya pemain bertahan yang sangat dihormati oleh lawan dan diidolakan oleh pendukung Persib Bandung.
Selain sebagai pemain, Encas Tonif juga mengambil peran sebagai pelatih tim muda Persib Bandung tahun 2000-an. Pengalamannya sebagai pemain membuatnya mampu memberikan wawasan dan bimbingan kepada rekan-rekan setimnya untuk mengembangkan kemampuan mereka di lapangan.
Prestasi dan kontribusi Encas Tonif dalam dunia sepak bola tidak akan dilupakan begitu saja. Ia akan selalu dikenang sebagai salah satu ikon Persib Bandung pada era 1970-an dan pemain belakang yang tangguh bagi Tim Nasional Indonesia.
Peninggalan Encas Tonif akan terus menginspirasi dan menjadi bagian dari sejarah gemilang sepak bola Indonesia. Semoga dia beristirahat dengan tenang, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini. Selamat jalan, Encas Tonif. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh