SUARA CIANJUR – Banyak orang yang memilih mudik melalui jalur perjalanan darat, tetapi masih memiliki rasa ragu.
Adapun rasa takut, akan adanya kendala dari bencana alam yang tidak terduga.
Pada arus mudik hari Raya Idul Fitri 1444 H, BNPB telah membuat kebijakan langkah-langkah untuk meminimalisir terjadinya bencana pada titik yang telah teridentifikasi.
Mulai dari dibuatnya peta aman bencana, hingga Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Maka dari itu, jangan ragu jika ingin mudik melalui perjalanan darat, karena Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menjalankan tugasnya sesuai fungsi yang tertera pada Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 1 Tahun 2008.
Pada Bab I Pasal 2 tentang kedudukan, tugas, dan fungsi Badan Nasional Penanggulangan Bencana menjelaskan bahwa:
Point a : “Memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekontruksi secara adil dan setara.”
Point c: “Menyampaikan informasi kegiatan penanggulangan bencana kepada masyarakat.”
Begitu pun dengan fungsi yang tertera jelas pada web BNPB, tertulis bahwa:
Baca Juga: Cerita Kelam Alfie Alfandy, Konsumsi Narkoba 29 Butir hingga Overdosis
1. Perumusan dan penetapan kebijakan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat serta efektif dan efisien, dan
2. Pengoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, dan menyeluruh.
Hal ini fungsi dan tugasnya telah diterapkan oleh BNPB pada arus mudik dan arus pulang hari raya lebaran 2023. (*)
Sumber: bnpb.go.id & bpbd.sumsel
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
3 Fakta Lucas Lee, Pemain Keturunan Calon Penerus Maarten Paes di MLS
-
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat
-
Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara
-
Harga Emas Mulai Tekan Para Pengusaha Perhiasan
-
Jawaban untuk Gong Xi Fa Cai yang Sopan dan Tepat, Ini 20 Contohnya
-
Jangan Sajikan 5 Makanan Ini saat Imlek, Ini Maknanya
-
Apakah BPJS Kesehatan Bisa Digunakan di Mana Saja? Ini Penjelasannya
-
Gelombang Dukungan untuk Gus Yaqut: Ansor Jabar Tegaskan Solidaritas Hadapi Kasus Kuota Haji
-
Thom Haye Absen di FIFA Series, Jordi Amat Bisa Jadi Jawaban untuk Lini Tengah John Herdman
-
Masih Tidur Seharian Saat Puasa? Kata Dokter Hanya Mitos