/
Selasa, 02 Mei 2023 | 15:06 WIB
Gubernur Jawa Tengah dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Prabowo lebih unggul elektabilitasnya dibanding Ganjara Pranowo (Instagram Ganjar dan Prabowo)

SUARA CIANJUR - Ganjar Pranowo, calon presiden atau capres dari PDI Perjuangan (PDIP), yakin bahwa dia akan berhasil memenangkan Pilpres 2024 jika berhadapan secara langsung dengan Prabowo Subianto, meskipun survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa elektabilitasnya lebih rendah daripada ketua umum Partai Gerindra tersebut.

"Surveinya hari ini pemilunya nanti, in between di tengahnya masih ada dinamika yang luar biasa. Bahkan pada survei sebelumnya saya menang terus," ucap Ganjar.

Ganjar, sebagai calon presiden atau capres yang telah didukung oleh PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menganggap bahwa ia seharusnya merasa optimis untuk memenangkan kontestasi politik tersebut. 

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya untuk tidak menjadi seorang yang ragu-ragu atau peragu.

"Kalau sudah ditentukan bismillah, kita mesti optimis jangan jadi orang peragu," jelasnya.

Pada periode survei 11-17 April 2023, Indikator Politik Indonesia sebelumnya melaporkan hasil survei yang menunjukkan bahwa Prabowo Subianto memiliki tingkat elektabilitas yang lebih tinggi daripada Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan jika dibandingkan secara head to head.

Berdasarkan hasil survei tersebut, elektabilitas Prabowo unggul sebesar 49,3 persen jika dibandingkan dengan Anies Baswedan yang memiliki elektabilitas sebesar 33,7 persen.

Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi, dalam survei yang dilakukan pada 11-17 April 2023, Prabowo Subianto unggul jika head to head dengan Anies Baswedan karena mayoritas suara pemilih Ganjar Pranowo cenderung mengalir kepadanya. 

Di sisi lain, jika head to head dengan Ganjar, Prabowo unggul dengan elektabilitas sebesar 46,8 persen, dengan selisih 6,8 persen dari elektabilitas Ganjar sebesar 40 persen. 

Baca Juga: Polisi Temukan Obat-obatan di Tas Penembak Kantor MUI yang Meninggal Saat Diringkus

Menariknya, hasil survei menunjukkan bahwa Prabowo kali pertama unggul head to head dengan Ganjar sejak Agustus 2022 lalu. 

Burhanuddin juga mengungkapkan bahwa hal ini terjadi karena suara pendukung Anies cenderung akan beralih ke Prabowo jika Anies tidak lolos dalam putaran pertama.

"Jadi posisi Pak Prabowo yang ada di tengah sekarang justru menjadi aset, dia bisa terima kanan-kiri oke," papar Burhanuddin. (*)

(*/Haekal)

Load More