SUARA CIANJUR - Ganjar Pranowo, calon presiden atau capres dari PDI Perjuangan (PDIP), yakin bahwa dia akan berhasil memenangkan Pilpres 2024 jika berhadapan secara langsung dengan Prabowo Subianto, meskipun survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa elektabilitasnya lebih rendah daripada ketua umum Partai Gerindra tersebut.
"Surveinya hari ini pemilunya nanti, in between di tengahnya masih ada dinamika yang luar biasa. Bahkan pada survei sebelumnya saya menang terus," ucap Ganjar.
Ganjar, sebagai calon presiden atau capres yang telah didukung oleh PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menganggap bahwa ia seharusnya merasa optimis untuk memenangkan kontestasi politik tersebut.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya untuk tidak menjadi seorang yang ragu-ragu atau peragu.
"Kalau sudah ditentukan bismillah, kita mesti optimis jangan jadi orang peragu," jelasnya.
Pada periode survei 11-17 April 2023, Indikator Politik Indonesia sebelumnya melaporkan hasil survei yang menunjukkan bahwa Prabowo Subianto memiliki tingkat elektabilitas yang lebih tinggi daripada Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan jika dibandingkan secara head to head.
Berdasarkan hasil survei tersebut, elektabilitas Prabowo unggul sebesar 49,3 persen jika dibandingkan dengan Anies Baswedan yang memiliki elektabilitas sebesar 33,7 persen.
Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi, dalam survei yang dilakukan pada 11-17 April 2023, Prabowo Subianto unggul jika head to head dengan Anies Baswedan karena mayoritas suara pemilih Ganjar Pranowo cenderung mengalir kepadanya.
Di sisi lain, jika head to head dengan Ganjar, Prabowo unggul dengan elektabilitas sebesar 46,8 persen, dengan selisih 6,8 persen dari elektabilitas Ganjar sebesar 40 persen.
Baca Juga: Polisi Temukan Obat-obatan di Tas Penembak Kantor MUI yang Meninggal Saat Diringkus
Menariknya, hasil survei menunjukkan bahwa Prabowo kali pertama unggul head to head dengan Ganjar sejak Agustus 2022 lalu.
Burhanuddin juga mengungkapkan bahwa hal ini terjadi karena suara pendukung Anies cenderung akan beralih ke Prabowo jika Anies tidak lolos dalam putaran pertama.
"Jadi posisi Pak Prabowo yang ada di tengah sekarang justru menjadi aset, dia bisa terima kanan-kiri oke," papar Burhanuddin. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan