SUARA CIANJUR - Hotman Paris Hutapea, penasihat hukum Teddy Minahasa, merasa yakin bahwa majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat tidak akan menjatuhkan hukuman mati pada kliennya yang sedang diadili atas kasus peredaran narkoba.
Hotman tetap percaya bahwa meskipun Teddy terbukti bersalah, hukumannya tidak akan seberat hukuman mati.
Mengutip dari Suara.com, “Saya yakin, untuk sidang kali ini kalaupun hakim mengatakan bersalah, saya yakin banget tidak akan hukuman mati,” ujar Hotman.
Hotman Paris Hutapea mengatakan bahwa Teddy Minahasa memiliki beberapa prestasi sebagai anggota Polri.
Dia meyakini bahwa ini akan menjadi faktor yang dapat mengurangi hukuman bagi Teddy jika dia dinyatakan bersalah dalam kasus peredaran narkoba ini.
“Kalau pun dihukum bersalah, sebagai pengacara senior, insting saya mengatakan enggak akan diberikan hukuman mati,” sebut Hotman.
Pada hari ini, diinformasikan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat akan mengumumkan putusan mereka terhadap terdakwa kasus peredaran narkoba, Teddy Minahasa.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum dalam replikanya mengajukan permintaan kepada majelis hakim untuk menolak pleidoi atau pembelaan yang disampaikan oleh Teddy.
"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan perbuatan sebagaimana telah kami dakwakan dan buktikan dalam persidangan perkara a quo," ucap jaksa.
Baca Juga: Wulan Guritno Akui Butuh 'Pancingan' Saat Sedang Berakting
Jaksa dalam repliknya menganggap bahwa pleidoi yang disampaikan oleh Teddy Minahasa tidak terbukti dan tidak memiliki dasar hukum.
"Penuntut umum memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk menjatuhkan putusan sebagaimana diktum tuntutan penuntut umum yang telah dibacakan pada hari Kamis tanggal 30 Maret 2023,” papar jaksa.
Teddy Minahasa dihadapkan pada tuntutan hukuman mati dalam kasus ini, karena dianggap melanggar Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 55 KUHP. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting