SUARA CIANJUR - Masriah, seorang ibu rumah tangga di Desa Jogosatru, Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi karena diduga sering melakukan tindakan menyiram air kencing ke rumah tetangganya, Wiwik.
Aksi tersebut dilakukan oleh Masriah sejak tahun 2017.
Kanit Reskrim Polsek Sukodono, Ipda Andri Tri Sasongko, menjelaskan bahwa awalnya rumah Wiwik adalah milik adik Masriah, namun kemudian adik Masriah menjualnya kepada Wiwik.
Namun, Masriah memiliki keinginan untuk memiliki rumah tersebut.
Oleh karena itu, ia melakukan tindakan menyiram air kencing, membuang sampah, dan melakukan gangguan lainnya agar Wiwik dan keluarganya tidak betah tinggal di rumah tersebut dan pada akhirnya menjualnya dengan harga murah kepada Masriah.
Dilasnir dari Lambe Turah, "Motifnya pelaku agar Ibu Wiwik sekeluarga tidak betah tinggal di rumah itu. Apabila sudah tidak betah agar rumah tersebut dijual murah," jelas Andri.
Ia menyampaikan bahwa sebetulnya kasus Masriah telah melalui mediasi oleh pihak perangkat desa pada tahun 2017.
Saat itu, Masriah berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.
Namun, ternyata Masriah kembali melakukan tindakan yang sama.
Baca Juga: Buruh yang Tergabung Dalam GBB dan FSB Garteks Gelar Rapat Konsolidasi
Aksi tersebut juga terdokumentasi oleh CCTV di rumah Wiwik.
Sebelumnya diketahui, seorang ibu rumah tangga di Sidoarjo secara berulang kali menuangkan air kencing ke rumah tetangganya.
Tindakan tersebut tercatat oleh kamera CCTV dan tersebar luas di platform media sosial. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali