SUARA CIANJUR - Dokter gigi I Ketut Arik Wiantara telah diungkap oleh Ditreskrimsus Polda Bali sebagai pelaku praktik aborsi ilegal.
Tersangka ini, yang juga merupakan mantan narapidana, tidak terdaftar sebagai dokter dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan sebelumnya telah dihukum penjara karena penyalahgunaan wewenang di bidang kesehatan.
Praktik aborsi yang dilakukannya diketahui telah berlangsung sejak tahun 2006, dan mencakup sekitar 1400 pasien, yang mayoritas adalah pelajar SMA dan mahasiswi.
Dalam pengakuannya, Dokter Ketut Arik menyatakan bahwa ia merasa kasihan terhadap pasien yang menghadapi situasi sulit.
Ia mengaku belajar secara mandiri melalui sumber-sumber online dan buku-buku untuk memahami mekanisme tindakan aborsi.
Saat ini, Dokter Ketut menghadapi tuduhan dari beberapa pasal hukum yang serius, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp10 miliar.
Kasus ini menyoroti masalah serius dalam bidang kesehatan, terutama praktik aborsi ilegal yang dapat membahayakan nyawa dan kesehatan para pasien.
Dokter Ketut Arik tidak memiliki kualifikasi dan izin yang diperlukan untuk melakukan aborsi, yang berarti tindakan tersebut dilakukan secara ilegal dan dapat mengancam keselamatan pasien. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Irwan Fikri Mundur dari Wakil Bupati Agam, Demokrat Sumbar: Berkorban Demi Kepentingan Rakyat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Tedjowulan dan PB XIV Hangebehi Kompak Bagikan Sembako ke Abdi Dalem