/
Kamis, 18 Mei 2023 | 16:00 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar yang menjadi bakal calon wapres Ganjar Pranowo(Antara)

SUARA CIANJUR - Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar, telah menjadi pusat perhatian sebagai salah satu calon potensial untuk menjadi Wakil Presiden bersama Ganjar Pranowo.

Hal menariknya, jika kita melihat ke Pilpres 2019, tampaknya ada pola yang serupa. Profil Nasaruddin Umar dan Ma'ruf Amin terlihat cukup serupa. 

Keduanya adalah profesor, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan tokoh penting di PBNU.

Sama seperti saat Jokowi mencalonkan diri, diharapkan calon Wakil Presiden Ganjar juga berasal dari kalangan NU.

Nasaruddin Umar sendiri memiliki hubungan dekat dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Nasaruddin pernah membela Megawati dalam konteks kepemimpinan perempuan.

Namun, meskipun ada kesamaan dalam profil dan dukungan politik, terdapat perbedaan yang mungkin memainkan peran dalam penentuan calon Wakil Presiden.

Ganjar Pranowo adalah seorang politisi dari PDI Perjuangan yang memiliki pengalaman sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, Nasaruddin Umar adalah seorang ulama dan tokoh agama yang memiliki pengaruh di kalangan NU dan MUI.

Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Bakal Kawal Kasus Johnny G Plate: Keliru Sedikit Saja Bisa Dituduh Politisasi

Mungkin muncul pertanyaan apakah faktor politik akan menjadi penentu utama atau apakah pertimbangan keagamaan dan dukungan dari kalangan NU akan memiliki peran yang lebih besar dalam penentuan calon Wakil Presiden.

Bagaimanapun, ini adalah perkembangan menarik yang patut diikuti dalam persiapan Pilpres mendatang.

Apapun keputusan akhirnya, perlu dicatat bahwa ini masih bersifat spekulasi dan keputusan resmi akan ditentukan oleh partai politik dan koalisi yang terlibat dalam Pilpres.

Meskipun profil dan koneksi politik Nasaruddin Umar mungkin menarik bagi beberapa pihak, tetap ada faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam proses seleksi calon Wakil Presiden. (*)

(*/Haekal)

Load More