SUARA CIANJUR - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, mengeluarkan larangan kepada jemaah calon haji Indonesia untuk membawa atribut partai politik atau organisasi selama melaksanakan ibadah haji.
"Meski ini sudah masuk tahun politik, tidak perlu membawa atribut-atribut partai atau organisasi," katanya.
Keputusan ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kesucian dan ketenangan dalam pelaksanaan ibadah haji.
"Apalagi (atribut politik) dibawa untuk foto-foto di area Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Bila tertangkap pihak keamanan Arab Saudi, bisa terkena hukuman," sebutnya.
Menag Yaqut Cholil Qoumas menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan berhaji dengan baik.
Ia mengingatkan jemaah bahwa kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji merupakan impian bagi seluruh umat Islam di dunia, khususnya di Indonesia.
Oleh karena itu, jemaah diharapkan dapat sepenuhnya fokus pada pelaksanaan ibadah haji tanpa terganggu oleh hal-hal yang tidak relevan.
Dalam hal ini, Menag Yaqut Cholil Qoumas mendorong jemaah untuk menghindari membawa barang bawaan yang tidak memiliki kaitan atau tidak mendukung mereka dalam beribadah.
Larangan ini mencakup atribut partai politik maupun organisasi lainnya.
Baca Juga: Resep Hummus Homemade, Gampang Bisa Dibuat Tanpa Pasta Tahini
Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang tenang dan khusyuk selama pelaksanaan ibadah haji, sehingga jemaah dapat mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Viral Video Suroboyo Bus Manuver Brutal di Jalanan Bikin Warga Ngeri
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Biaya Kuliah Polsri 2026 Jalur Mandiri Terbaru, UKT hingga Rp9 Juta dan Ada Uang Pangkal Rp8,7 Juta
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
The Judge From Hell Umumkan Season 2, Park Shin Hye Dipastikan Kembali
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
Pihak Sarwendah Jawab Ruben Onsu: Anak-Anak Tetap Sehat Meski Enam Bulan Tanpa Nafkah dari Ayah