News / Nasional
Senin, 01 Juni 2026 | 19:53 WIB
Presiden ke-7 Jokowi saat menerima warga yang datang ke kediamannya. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.
  • Presiden ketujuh Joko Widodo tidak menghadiri upacara tersebut karena belum menerima undangan resmi baik surat maupun komunikasi lainnya.
  • Sejumlah tokoh nasional seperti Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, dan Ma'ruf Amin terpantau hadir memenuhi undangan di kursi tamu VIP.

Suara.com - Presiden ke-7 Jokowi tak hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Kesaktian Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negari, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Selain Jokowi, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga tidak hadir dalam upacara tersebut.

Upacara Peringatan Hari Lahir Kesaktian Pancasila tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Jokowi melalui ajudannya AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah mengatakan hingga pagi hari belum menerima undangan.

"Hingga pagi hari memang kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya," terangnya kepada awak media, Senin (1/6/2026).

Syarif menjelaskan belum adanya undangan, itu membuat mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak menghadiri upacara peringatan hari lahir Pancasila.

"Oleh karena itu, bapak tidak menghadiri kegiatan tersebut," ungkap dia.

Meskipun Jokowi absen, sejumlah tokoh nasional lainnya terpantau hadir memenuhi undangan di kursi VIP.

Di antaranya adalah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang hadir dengan mengenakan pakaian formal khas acara kenegaraan.

Baca Juga: Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Selain Megawati, tampak pula Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin yang duduk berdampingan di area utama tamu undangan.

Kontributor : Ari Welianto

Load More