SUARA CIANJUR - Korut telah menjadi sorotan dunia atas penindasannya terhadap kebebasan beragama.
Baru-baru ini, sebuah berita menggemparkan dunia ketika seorang bayi berusia dua tahun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup hanya karena ditemukan Alkitab milik orang tuanya.
Tindakan ini adalah contoh ekstrem dari praktik rezim totaliter Korut yang secara terus-menerus "mengeksekusi" dan "menyiksa" para penganut agama.
Menurut laporan terbaru dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, jumlah orang Kristen yang dipenjarakan di Korut mencapai angka yang mencengangkan, yaitu sekitar 70.000 orang.
Tindakan keras ini dilakukan terhadap mereka yang tertangkap membawa salinan Alkitab di negara tersebut.
Parahnya lagi, mereka yang terlibat dalam kegiatan keagamaan diancam dengan hukuman mati, sedangkan keluarga mereka, termasuk anak-anak, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Hukuman penjara seumur hidup yang diberikan kepada seorang bayi berusia dua tahun mengejutkan banyak orang di seluruh dunia.
Ini menunjukkan bahwa tidak ada batasan usia atau rasa belas kasihan dalam sistem hukum Korut yang keras dan tidak manusiawi. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Brantas Abipraya Sabet Penghargaan Top Digital Relations Award 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus