/
Kamis, 01 Juni 2023 | 12:30 WIB
Dalam laman twitter resminya, Denny Indrayana beberkan dampak penerapan sistem proporsional tertutup. (Suara.com/Ria Rizki)

SUARA CIANJUR – Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana belakang ini sedang menjadi sorotan. Hal ini karena mantan Wamenkumham tersebut banyak berikan kritikan terhadap wacana penerapan sistem proporsional tertutup

Dalam analisa yang diunggah di laman Twitternya, dilihat Kamis (1/6/2023), Denny Indrayana jelaskan tentang potensi kekacauan yang akan terjadi jika sistem proporsional tertutup ini digunakan. 

“Kekacauan jika sistem proporsional tertutup; Partai harus menyusun ulang, Bacaleg banyak yang mundur, berpotensi terjadi perebutan jual beli nomor urut, menanggun persiapan Pemilu,” tulis Denny Indrayana. 

Selain itu, Denny Indrayana berikan masukan agar MK bijak dalam memutuskan. 

“Open Lega Policy, tidak mengubah sistem pileg, tetap sistem terbuka. Kalaupun mau ada perubahan, proses legislasi di parlemen, tunggu hasil Pemilu 2024. Kalau tetap berketetapan mengubah menjadi sistem tertutup, dilaksanakan untuk Pileg 2029,” tulisnya. 

Sebelumnya, Denny Indrayana mendapat sorotan tajam setelah beberkan informasi soal hasil putusan MK terkait dengan sistem Pemilu legislatif. 

Menurutnya, informasi ini sangat kredibel dan dapat dipercaya. 

“Informasi yang saya terima tentu sangat kredibel, dan karenanya patut dipercaya, karena itu pula saya putuskan untuk melanjutkannya kepada khalayak luas sebagai bentuk public control agar MK hati-hati dalam memutus perkara yang sangat penting dan strategis tersebut,” ujar Denny Indrayana. (*)

Baca Juga: Asabri Bayarkan Gaji Ke-13 ke Peserta Pensiun Mulai 5 Juni 2023

Load More