SUARA CIANJUR - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dihadapkan pada serangkaian kasus yang menimbulkan kekhawatiran terhadap citra Polri.
Baru-baru ini, muncul laporan mengenai tindakan salah seorang anggota Brimob yang mengungkap dugaan praktik korupsi oleh atasannya.
Bripka Andry Darma Irawan, seorang prajurit Brimob yang berdinas di Polda Riau, membeberkan kelakuan Kompol Petrus H Simamora yang diduga menjadikannya 'sapi perah' untuk mencari uang.
Irawan mengungkapkan bahwa ia diminta untuk melakukan berbagai tugas, termasuk mencarikan uang dari luar dengan total transfer mencapai Rp650 juta.
Irawan mengungkapkan hal ini setelah meminta kebijakan atas mutasinya ke Pekanbaru karena mengurus ibunya yang sakit.
Namun, saat ia menghadap Kombespol Ronny Lumban Gaol, yang merupakan Dansat Brimob, Irawan mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan.
"Kamu gak ada salah, kamu terlalu lama disana, terlalu nyaman dan kamu tidak ada kontribusi kepada satuan" kata Dansat, dikutip Cianjur.Suara.Com dari Instagram pribadi Andry Irawan.
Merasa tidak puas, Bripka Andry Darma Irawan memutuskan untuk mengungkapkan apa yang disebutnya sebagai perintah yang diberikan oleh atasannya di kesatuan Brimob.
Ia juga mengunggah sebagian bukti transfer dan percakapan yang diduga menggunakan kode "amunisi" untuk merujuk pada uang.
Baca Juga: Jelang Gelar Showcase di Jakarta, NMIXX Penasaran dengan Rasa Nasi Goreng Hingga Bali
Yang berhasil Andry lakukan mulai dari dugaan pembangunan klinik hingga proposal polindes, dan ada perintah lain yang ia berhasil selesaikan.
"Selain itu saya juga diminta mencarikan uang dari luar oleh Danyon dan sudah saya setorkan sebesar Rp650 juta ada bukti-bukti transfernya," ungkapnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Mampu Tampung 2 Ribu Siswa, Lahan Sekolah Rakyat Muna Barat Mencapai 10 Hektare
-
Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital
-
Bantah Hina Wartawan, Begini Klarifikasi Deddy Sitorus Soal Ucapan 'Sirkus' di Ruang Rapat
-
Tinggalkan Bogor Usai Gelombang Geseran Kejagung, Denny Achmad Kini Jadi Asintel Kejati Jakarta
-
4 Rekomendasi Serum Flek Hitam yang Cocok untuk Kulit Sensitif, Formula Lembut Tanpa Iritasi
-
Daftar Top Skor Piala AFF 2026: Posisi Mitchell Baker Terancam Digeser Pemain Naturalisasi Malaysia
-
Cerita Istri Menteri UMKM Tina Astasari Pakai Jasa Jastiper, Berperan Krusial Jual Produk Lokal!