SUARA CIANJUR - Sidang kasus penganiayaan berencana yang melibatkan David Ozora, Shane Lukas, dan Mario Dandy Satriyo memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini.
Namun, permohonan yang mengejutkan diajukan oleh penasihat hukum Shane, yang memohon agar sidang kasus tersebut dipisah dengan sidang yang melibatkan Mario Dandy Satriyo.
Permohonan tersebut disampaikan oleh salah satu tim kuasa hukum Shane dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Hakim Alimin Ribut Sujono.
Shane dan Mario telah duduk di kursi terdakwa sejak awal sidang.
Tim hukum Shane mengungkapkan alasan permohonan tersebut, yakni khawatir bahwa sidang yang digabungkan akan menghambat kebebasan mereka dalam menyampaikan pertanyaan kepada saksi yang diperiksa di sidang hari ini.
"Kami meminta dan memohon supaya majelis memisahkan persidangan ini," tutur kuasa hukum Shane Lukas.
Mereka menambahkan bahwa pemisahan persidangan diperlukan agar mereka dapat mencari kebenaran materiil tanpa adanya pengaruh dari pemeriksaan yang dilakukan secara bersamaan dengan Mario.
"Jadi kami tidak mau terpengaruh pemeriksaan ini khusus ke pasal pokok perkara. Sehingga tidak ada kebebasan, kami untuk mencari kebenaran materil di persidangan ini," kata tim hukum Shane.
Hakim Alimin kemudian meminta tanggapan dari jaksa penuntut umum (JPU) terkait permohonan tersebut.
Baca Juga: Nyaleg, Vicky Prasetyo Ingin Berjuang Agar Guru Ngaji Diberi Gaji
Jaksa berpendapat bahwa persidangan sebaiknya tetap digabungkan, dengan alasan kesulitan dalam menghadirkan kembali saksi dan ahli yang telah dipanggil sebelumnya.
"Kami minta untuk pemeriksaan saksi digabung majelis. Mengingat saksi dan ahli yang kami panggil ini kalau sudah dua kali dipanggil, takutnya kami susah menghadirkan lagi," ucap jaksa. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan