SUARA CIANJUR - Mario Dandy Satriyo, terdakwa utama dalam kasus penganiayaan berat berencana terhadap David Ozora, mengucapkan permohonan maaf kepada ayah korban, Jonathan Latumahina, dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini.
Setelah mendengarkan kesaksian Jonathan, Mario dengan tulus menyampaikan rasa prihatin dan permohonan maafnya kepada David.
Dalam kata-katanya, Mario mengungkapkan penyesalannya atas perbuatannya yang menyebabkan penderitaan pada David.
"Saya selaku pelaku utama menyampaikan turut prihatin kepada David dan menyampaikan permohonan maaf saya," kata Mario.
Namun, Mario membantah kesaksian Jonathan mengenai dirinya bermain gitar di Polsek Pesanggarahan.
Ia dengan tegas menyatakan bahwa tidak pernah menyentuh alat musik tersebut.
"Saya tidak pernah menyentuh gitar tersebut," tutur Mario.
Selain itu, Mario juga membantah keterangan Jonathan mengenai ayahnya yang dikatakan akan menyelamatkannya dari penjara.
"Saya keberatan yang saya katanya ayah saya mau menyelamatkan itu," ungkap Mario.
Baca Juga: NCT DREAM Bakal Rilis Album Terbaru pada 17 Juli, Sempat Spoiler saat Live?
Dalam persidangan sebelumnya, Jonathan mengungkapkan bahwa ia mendapat informasi bahwa Mario meminta Shane Lukas dan terdakwa lainnya untuk tetap tenang meskipun ditangkap polisi.
Mario mengatakan bahwa ayahnya akan turun tangan dan meyakinkan mereka bahwa tidak akan ada konsekuensi serius.
"Apa yang disampaikan?" tanya Hakim Alimin.
"'Tenang aja kalian nggak akan kena', yang ngomong ini si Dandy, 'Kalian itu nggak akan kena', si Agnes dan si Shane. 'Nanti diurusin sama bapak, aku aja paling cuma dua tahun delapan bulan', gitu," ungkap Jonathan.
"Dari situ saya beranggapan ini ada yang nggak beres, anak saya ini korban," kata Jonathan.
Selain itu, Jonathan juga memberikan informasi bahwa para pelaku, termasuk Mario, sempat bermain gitar di Polsek Pesanggarahan saat proses pemberkasan malam hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
KIS Group dan PT SMART Tbk Mulai Pembangunan Pabrik BioCNG Komersial di Sumatera Utara
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Di Balik Kasus Epstein: Rahasia Gelap di Balik Jas Mahal Para Elite
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Sinopsis War Machine, Film Aksi Sci-Fi Netflix Soal Seleksi Militer Paling Brutal di Dunia