SUARA CIANJUR - Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengakui bahwa proses perekrutan pemain asing sedang berjalan lambat.
Sampai saat ini, Persija baru berhasil mengkonfirmasi tiga pemain asing, yaitu Ondrej Kudela, Ryo Matsumura, dan Marko Simic. Sedangkan terdapat tiga posisi pemain asing yang masih harus diisi oleh Persija Jakarta untuk memperkuat pertahanan mereka.
Komposisi pemain asing ini diperkirakan masih belum lengkap ketika Persija menjalani pertandingan perdana mereka kontra PSM Makassar pada Senin, (3/7/2023).
Mohamad Prapanca menekankan bahwa perekrutan pemain asing dilakukan dengan hati-hati. Lebi lanjut ia mengakui jika Persija tidak ingin terjebak dalam situasi membeli kucing dalam karung.
"Saat ini, kami sedang memfinalisasi tahap akhir rekrutmen pemain yang direkomendasikan oleh Thomas Doll. Kami menyadari bahwa proses ini berjalan lambat. Meskipun demikian, manajemen merasa penting untuk melakukan rekrutmen dengan hati-hati dan analisis mendalam," ungkap Mohamad Prapanca dikutip dari laman resmi Persija.
Selain itu, ia juga memberikan tanggapan mengenai rekrutmen Marko Simic. Kontroversi dan perdebatan timbul, terutama mengingat performa terkini Marko Simic dan masalah kontrak yang melibatkan Persija sebelumnya.
"Setelah mempertimbangkan dengan matang, semua elemen klub sepakat untuk kembali merekrut Marko Simic. Jujur, keputusan ini mungkin terlihat klise, tetapi sebenarnya keputusan ini didasarkan pada saling menghormati untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi bagi Persija di masa depan," ungkap Mohamad Prapanca.
Dengan kesadaran akan keterlambatan perekrutan pemain asing dan keputusan untuk mempertahankan Marko Simic, Persija Jakarta tetap berkomitmen untuk membentuk tim yang kuat dan mampu bersaing di musim yang akan datang.
Meskipun prosesnya mungkin berjalan lambat, manajemen Persija meyakinkan bahwa mereka tidak ingin terburu-buru dalam membuat keputusan yang salah.
Keberhasilan Persija dalam menghadapi tantangan dan meraih prestasi akan selalu menjadi prioritas utama bagi klub ini.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Rumput GBKRusak Berat Pasca Digunakan Acara PDIP, Laga Persija Jakarta Terusir, Netizen Meradang!
-
Marko Simic CLBK dengan Persija Jakarta, Riko Simanjuntak Girang Dapat Tandem yang Pas, Siap Berikan Umpan Ciamik
-
Thomas Doll Evaluasi Permainan Persija Jakarta dalam Laga Uji Coba, Sebut Para Pemain Seharusnya Sudah Paham!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Parfum Scarlett Paling Wangi Varian Apa? Ini 4 Aroma Favorit yang Jadi Best Seller
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
BRI Beri Reward Emas untuk BRILink Agen yang Sukses Akuisisi Pengguna Baru BRImo
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Percepat Inklusi Keuangan Digital, BRI Gandeng BRILink Agen Lewat Program Reward Emas
-
BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?