-
Herve Renard resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Tunisia untuk melanjutkan sisa laga Piala Dunia.
-
Sabri Lamouchi dipecat setelah kekalahan memalukan dari Swedia dan adanya konflik internal ruang ganti.
-
Renard langsung memimpin latihan perdana di Monterrey Meksiko demi memulihkan performa taktis tim.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Tunisia dikabarkan resmi menunjuk eks juru taktik Timnas Arab Saudi Herve Renard untuk menuntaskan sisa laga di Piala Dunia 2026. Langkah darurat ini diambil demi menyelamatkan mental tim yang hancur pasca-kekalahan telak pada laga pembuka.
Dikutip dari ESPN, keputusan krusial tersebut menyusul pendepakan Sabri Lamouchi yang kehilangan jabatan akibat konflik internal ruang ganti. Pemecatan ini mencetak sejarah baru sebagai pemberhentian pelatih tercepat sepanjang sejarah pelaksanaan Piala Dunia.
Kehadiran Renard diharapkan mampu memulihkan keretakan hubungan antar-pemain yang sempat memanas di bawah nakhoda sebelumnya. Arsitek lapangan hijau berusia 57 tahun tersebut dijadwalkan tiba di Meksiko pada Selasa sore waktu setempat.
Manajemen tim bergerak cepat dengan menjadwalkan sesi latihan perdana di Monterrey pada malam harinya. Renard tidak punya banyak waktu untuk merombak strategi menjelang pertandingan menentukan berikutnya.
Mantan gelandang internasional Tunisia Wahbi Khazri dipastikan tetap bertahan dalam jajaran staf kepelatihan. Mantan pemain Ligue 1 tersebut akan bertindak sebagai asisten untuk membantu adaptasi cepat Renard.
Federasi membebankan target realistis namun berat kepada Renard untuk membalikkan keadaan di fase grup. Reputasi besarnya sebagai spesialis turnamen internasional menjadi alasan utama di balik penunjukan mendadak ini.
Pengalaman Renard menembus atmosfer Piala Dunia bersama dua negara berbeda menjadi modal berharga bagi Elang Kartago. Ia pernah menakhodai Maroko pada edisi 2018 dengan catatan satu kali imbang dan dua kekalahan.
Nama Renard semakin meroket saat menukangi Arab Saudi pada turnamen empat tahunan edisi 2022 lalu. Saat itu, ia menciptakan kejutan terbesar global dengan menumbangkan Argentina yang dipimpin Lionel Messi.
Meski gagal melaju ke babak gugur pada dua edisi tersebut, kepemimpinannya dinilai mampu meredam ego pemain bintang. Karakter tegasnya dianggap sebagai obat penawar yang tepat untuk ruang ganti Tunisia yang sedang bergejolak.
Baca Juga: Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang
Publik Tunisia kini menggantungkan harapan tinggi pada magis taktik pria berkebangsaan Prancis tersebut. Atmosfer kompetisi yang ketat menuntutnya langsung memberikan dampak instan pada performa tim lapangan.
Krisis di tubuh timnas Tunisia meledak setelah mereka dihantam kekalahan memalukan 1-5 oleh Swedia. Hasil buruk tersebut memicu kemarahan federasi dan memperuncing perselisihan yang sudah lama terpendam.
Hubungan antara Sabri Lamouchi dengan para pemain dan pengurus federasi dilaporkan memburuk sejak awal kedatangannya. Ketegangan memuncak di kamar ganti hingga membuat suasana internal tim menjadi tidak kondusif.
Pemecatan Lamouchi secara resmi diumumkan kepada publik pada Senin malam setelah evaluasi menyeluruh dilakukan. Keputusan radikal ini diambil demi menyelamatkan wajah negara di panggung sepak bola tertinggi dunia Piala Dunia 2026.
Shin Tae-yong dan Herve Renard memiliki sejarah rivalitas yang menarik dalam dunia kepelatihan sepak bola internasional. Rivalitas mereka berpusat pada bentrokan taktik antar negara hingga pertemuan di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertemuan pertama mereka terjadi pada September 2017. Saat itu, Shin Tae-yong menukangi Timnas Korea Selatan, sementara Hervé Renard mengarsiteki Timnas Maroko dalam laga persahabatan di Swiss. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Maroko dengan skor 3-1.
Hervé Renard kembali ditunjuk menjadi pelatih Timnas Arab Saudi. Dalam duel lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong sukses membalas kekalahan masa lalu dengan menaklukkan Arab Saudi 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara