News / Nasional
Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari ditunjuk sebagai Juru Bicara (Jubir) BGN. (Suara.com/Lilis Varwati)
Baca 10 detik
  • Kepala Badan Gizi Nasional menunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara resmi lembaga pada Senin, 15 Juni 2026 di Jakarta.
  • Penunjukan tersebut dilakukan setelah rapat bersama Komisi IX DPR RI untuk memperkuat fungsi komunikasi publik lembaga tersebut.
  • Juru bicara baru diharapkan mampu menyampaikan informasi program strategis BGN secara transparan, akurat, dan cepat kepada masyarakat luas.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang resmi menunjuk Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara (Jubir) BGN.

Penunjukan tersebut dilakukan usai rapat kerja tertutup antara BGN dan Komisi IX DPR RI yang membahas pagu anggaran BGN Tahun Anggaran 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Nanik menjelaskan, keputusan menunjuk juru bicara merupakan tindak lanjut atas masukan dari sejumlah anggota Komisi IX DPR RI yang menilai fungsi komunikasi publik BGN perlu diperkuat.

"Dalam rapat tadi kami menerima berbagai masukan yang konstruktif dari Komisi IX DPR RI. Salah satunya terkait pentingnya penguatan fungsi komunikasi publik di lingkungan BGN," kata Nanik.

Menurutnya, kehadiran juru bicara menjadi kebutuhan seiring BGN menjalankan berbagai program strategis yang mendapat perhatian luas dari masyarakat. Karena itu, diperlukan saluran komunikasi resmi yang mampu menyampaikan informasi mengenai kebijakan, capaian, maupun perkembangan program secara cepat dan akurat.

"Karena itu kami memutuskan menunjuk Ibu Agustina Arumsari sebagai Jubir BGN. Kami berharap fungsi komunikasi publik BGN semakin kuat, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat," ujarnya.

Nanik menilai Agustina memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai arah kebijakan, program kerja, serta berbagai isu strategis yang menjadi fokus BGN. Dengan pengalaman tersebut, Agustina diharapkan mampu menjadi penghubung komunikasi antara BGN dengan masyarakat, media massa, maupun para pemangku kepentingan.

Ia juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tata kelola lembaga yang akuntabel. Karena itu, BGN berkomitmen terus memperkuat komunikasi publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

"BGN akan terus membuka ruang komunikasi yang sehat, transparan, dan berbasis data. Kehadiran Jubir diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap berbagai program yang dijalankan BGN," tuturnya.

Baca Juga: BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

Load More