SUARA CIANJUR - Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, menjadi pusat perhatian setelah beberapa nama berunsur tikus muncul di Google Maps. Fenomena ini segera menjadi viral dan menarik perhatian dunia maya.
Tepat di Twitter, berbagai nama yang terkait dengan tikus mulai beredar di sekitar Gedung DPR RI yang terlihat pada peta Google Maps.
Nama-nama tersebut termasuk "peternakan tikus" dan "gedung korupsi". Hingga saat ini, belum diketahui siapa yang melakukan perubahan tersebut dan apa motif di baliknya.
Perubahan nama Gedung DPR RI di Google Maps mengundang kontroversi yang mendalam.
Banyak warganet yang mengecam tindakan tersebut, menganggapnya sebagai penghinaan terhadap lembaga negara dan anggota DPR RI.
Beberapa mengaitkannya dengan ketidakpuasan terhadap kinerja politik dan korupsi yang terjadi di Indonesia.
Perubahan nama Gedung DPR RI di Google Maps juga memunculkan pertanyaan mengenai keamanan data dan privasi di era digital.
Meskipun Google Maps merupakan platform yang sangat berguna dalam memberikan informasi geografis, insiden ini menunjukkan bahwa celah keamanan masih mungkin terjadi dan dapat dieksploitasi dengan cara yang merugikan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026