SUARA CIANJUR - Pihak kepolisian Polda Papua sedang melakukan negosiasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang dipimpin oleh Egianus Kogoya terkait permintaan uang tebusan.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah setempat telah menyiapkan uang tebusan sejak awal ketika Egianus Kogoya mengajukan tuntutan tersebut.
Menurut Benny, uang tebusan sebesar Rp5 miliar diminta oleh kelompok tersebut.
Namun, saat ini semua masih dalam proses negosiasi untuk menentukan jumlah yang dapat disetujui.
Pemerintah daerah bersedia membayar sebagian dari jumlah tersebut, namun masih dibutuhkan kesepakatan yang dianggap wajar oleh kedua belah pihak.
“Pemda sudah menyiapkan untuk pembayaran uang tebusan. Itu sebetulnya sudah disiapkan sejak awal pada saat adanya tuntutan dari kelompok Egianus Kogoya ini. Waktu itu (minta uang tebusan) sebesar Rp5 miliar. Namun, itu semuanya dalam proses negosiasi, berapa yang akan bisa disanggupi," tutur Benny.
Uang tebusan sering kali dijadikan sebagai sarana untuk membebaskan para sandera atau menghentikan kegiatan kriminal.
Pemerintah dan pihak kepolisian harus berhati-hati dalam menangani kasus seperti ini, karena memenuhi tuntutan uang tebusan dapat memicu lebih banyak tindakan kejahatan di masa depan. (*)
Baca Juga: KPU: Belum 17 Tahun Tapi Sudah Nikah dan Pernah Nikah Bisa Ikut Pemilu 2024
Berita Terkait
-
KKB Papua Bantah Meminta Uang Tebusan Untuk Pilot Susi Air, Apa yang Terjadi Sebenarnya?
-
Ketidakcocokan Kata-Kata Berujung Percobaan Pembunuhan di Madiun Kota
-
Penasaran dengan Kereta Gantung Terbesar di Indonesia? Yuk, Intip Sensasinya di Grasberg, Papua!
-
Sidang Perdana Lukas Enembe: Bukti-Bukti Mengejutkan Dibongkar di Pengadilan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement