/
Senin, 03 Juli 2023 | 16:30 WIB
Saat ini, polisi dari Polda Papua tengah mengadakan perundingan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang dikepalai oleh Egianus Kogoya mengenai tuntutan uang tebusan. (Ist)

SUARA CIANJUR - Pihak kepolisian Polda Papua sedang melakukan negosiasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang dipimpin oleh Egianus Kogoya terkait permintaan uang tebusan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah setempat telah menyiapkan uang tebusan sejak awal ketika Egianus Kogoya mengajukan tuntutan tersebut.

Menurut Benny, uang tebusan sebesar Rp5 miliar diminta oleh kelompok tersebut.

Namun, saat ini semua masih dalam proses negosiasi untuk menentukan jumlah yang dapat disetujui.

Pemerintah daerah bersedia membayar sebagian dari jumlah tersebut, namun masih dibutuhkan kesepakatan yang dianggap wajar oleh kedua belah pihak.

“Pemda sudah menyiapkan untuk pembayaran uang tebusan. Itu sebetulnya sudah disiapkan sejak awal pada saat adanya tuntutan dari kelompok Egianus Kogoya ini. Waktu itu (minta uang tebusan) sebesar Rp5 miliar. Namun, itu semuanya dalam proses negosiasi, berapa yang akan bisa disanggupi," tutur Benny.

Uang tebusan sering kali dijadikan sebagai sarana untuk membebaskan para sandera atau menghentikan kegiatan kriminal.

Pemerintah dan pihak kepolisian harus berhati-hati dalam menangani kasus seperti ini, karena memenuhi tuntutan uang tebusan dapat memicu lebih banyak tindakan kejahatan di masa depan. (*)

Baca Juga: KPU: Belum 17 Tahun Tapi Sudah Nikah dan Pernah Nikah Bisa Ikut Pemilu 2024

Load More