SUARA CIANJUR – Kabar mengejutkan datang untuk sepak bola Indonesia. Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) meminta agar kompetisi BRI Liga 1 diberhentikan sementara.
Menurut pihaknya, hal ini dikarenan buntut dari tindakan rasisme dalam laga perdana antara Persija Jakarta dan PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
“PSSI dan PT LIB harus berani dan bertindak tegas dalam rangka memberikan perlindungan kepada para pemain jika mereka menjadi korban rasisme,” ujar Head Legal APPI, Janes H. Silitonga dikutip dari laman Instagram @liga1talk, Kamis (6/7/2023).
APPI mendorong agar PSSI dan PT LIB agar memberhentikan sementara kompetisi BRI Liga 1 jika itu diperlukan.
“Bila perlu PSSI dan PT LIB menghentikan dulu sementara kompetisi sampe kasus rasisme ini tidak terjadi lagi menimpa pemain,” lanjutnya.
Hal ini sontak mendapat reaksi dari netizen. Ada yang mengatakan bahwa penundaan ini riskan karena Indonesia sedang dipantau oleh FIFA.
“Jangan ditunda sepakbola kita masih dipantau FIFA, kalo mau tangkap aja orang yang melakukan tindakan rasismenya,” komen salah satu netizen.
Selanjutnya, ada yang menyarankan agar penundaan ini tidak usah dilakukan, cukup dengan menghukum suporternya saja.
“Gak usah dikit dikit berhenti ntar liga nya gak jelas, mending seporter tim yng melakukan rasis dihukuum 3 pertandingan tanpa penonton,” komen netizen lainnya. (*)
Baca Juga: Menengok Sejarah Bangunan Tuk Moedal, 112 Tahun Jadi Sumber Mata Air Warga Semarang
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123