SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan tanggapan soal saran Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) untuk memberhentikan Liga 1 karenanya ada tindakan rasis.
Hal ini dia ungkapkan setelah menjawab pertanyaan dari awak media.
“Pak minta tanggapan terkait APPI minta Liga 1 diberhentikan sementara akibat adanya rasis itu pak, gimana?,” tanya awak media, dilihat dari laman Instagram @erickthohir, Sabtu (8/7/2023).
Menariknya, Erick Thohir menjawab pertanyaan ini dengan jelas.
“Ya setuju!,” tegas Erick Thohir.
Selanjutnya, pria yang akrab disapa Etho tersebut merasa kecewa dan menyayangkan tindakan rasisme yang dilakukan oleh suporter Indonesia.
“Saya sangat kecewa, saya juga meminta nanti setelah ada jamboree suporter kemarin sudah ada di Surabaya dan diberbagai tempat, suporter mempunyai persepsi yang sama, apa itu rasisme? Ke depannya kita akan mulai tindak itu,” lanjut Erick Thohir.
Erick Thohir juga mengajak agar para suporter sadar untuk bangga sebagai bangsa Indonesia yang sukunya beragam.
“Kita bangga sebagai negara Pancasila, NKRI, sukunya macam-macam lalu terjebak dengan hal-hal yang seperti ini, sangat menyedihkan,” lanjutnya.
Baca Juga: Diperingati pada 8 Juli di Amerika Serikat, Berikut 3 Fakta Buah Blueberry
Sebelumnya, diduga terjadi tindakan rasisme yang dilakukan oleh suporter Persija Jakarta terhadap beberapa pemain PSM Makassar. Hal ini memancing reaksi termasuk APPI yang menyarankan untuk memberhentikan sementara Liga 1. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA