SUARA CIANJUR - Pengacara David Ozora, Melissa Anggraeni, menilai aksi brutal yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap kliennya sudah memenuhi unsur pasal penganiayaan berat berencana.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Melissa usai mendengarkan keterangan dari saksi ahli hukum pidana, Ahmad Sofian, dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan berat berencana David Ozora, yang berlangsung pada Selasa (11/7/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Bahwa terkait unsur-unsur pasal penganiayaan berat berencana kalau kita sandingkan dengan fakta di persidangan terkait peristiwa maka akan kami melihat unsur pasalnya sudah terpenuhi," ungkap Melissa di persidangan, dikutip Cianjur.Suara.Com, Selasa (11/7/2023).
Menurutnya, penganiayaan dimulai dengan adanya trik untuk menipu dan menjebak David agar mau menemui Mario, Shane Lukas, dan terpidana anak AG (15).
"Bahkan kalau kami berada dalam persidangan tentu kami akan menyampaikan bahwa ada pengancaman sebelum adanya penganiayaan," tutur Melissa, kuasa hukum David Ozora.
Melissa menilai bahwa perencanaan dalam tindakan penganiayaan terhadap David sudah sangat matang.
Perencanaan tersebut dimulai dengan ajakan yang dilakukan oleh Mario kepada Shane untuk melakukan pemukulan.
"Perencanaan ini sudah sempurna sebenarnya, ketika Mario Dandy ngajak pada Si Shane Lukas ikut karena dia ingin melakukan pemukulan," kata Melissa.
Selain itu, Melissa juga menyoroti niat jahat dari Mario, Shane, dan AG yang terkesan memaksa David untuk menemui mereka.
Baca Juga: Tantri Kotak Siap Melawan, Posan Tobing: Akun Gue Aja Lu Blokir Seperti Pengecut!
Padahal, pada saat itu David tidak ingin melakukan hal tersebut.
"Ini kan mereka mengajak pertemuan tidak dalam ada kesepakatan, David tidak pernah loh bersepakat untuk bertemu. Nah dengan cara mereka memaksakan untuk bertemu itu adalah itikad buruk, niat buruknya sudah terlihat," tambahnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari