SUARA CIANJUR - Mayoritas publik menunjukkan penolakan terhadap campur tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam urusan politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hasil survei terbaru dari Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) mengungkapkan hal tersebut.
Institut tersebut melakukan survei untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai sikap Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024, apakah seharusnya bersikap netral, abu-abu, atau tidak netral.
Khoirul Umam, Direktur Eksekutif Indostrategic, menjelaskan bahwa sekitar 64,6 persen responden berharap Presiden Jokowi dapat bersikap netral.
Hal ini dianggap penting untuk menjaga pemilu yang adil, demokratis, dan tidak menciptakan ketidakadilan akibat dukungan Presiden terhadap pihak tertentu.
“Mayoritas masyarakat sekitar 64,6 persen responden berharap Presiden Jokowi bisa bersikap netral. Ini tentu memiliki korelasi positif terhadap hadirnya pemilu adil, demokratis dan tidak menciptakan nuansa ketidakadilan karena keberpihakan presiden terhadap satu atau dua pihak tertentu,” jelas Umam.
Survei tersebut menunjukkan kekhawatiran masyarakat terhadap pengaruh Presiden dalam Pilpres yang dapat mengarah pada ketidakadilan.
Masyarakat menginginkan pemilihan yang berjalan dengan transparan dan merujuk pada kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi atau kelompok. (*)
Baca Juga: Bantah Kabar Pratama Arhan Pindah ke Persija, Dusan Bogdanovic: Dia Berkembang dengan Sangat Baik
Berita Terkait
-
Anak Buah Tersandung Suap, Menhub Budi Karya Sigap Lakukan Hal Ini
-
Ridwan Kamil Umumkan Stadion Si Jalak Harupat Sebagai Venue Piala Dunia U17: Sudah Standar FIFA
-
Survei LSI: 79,6% Mayoritas Masyarakat Mendukung Tindakan Hukuman untuk Panji Gumilang
-
Prabowo-Erick Unggul, Ganjar-Ridwan Kamil dan Anies-AHY Terdepak!
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Viral Masuk Kintamani Bayar Rp25 Ribu, Warganet Plesetkan Jadi Cintamoney
-
Lagi dan Lagi, Ibu Ayu Ting Ting Tuai Komentar Pedas Pakai Perhiasan Emas Seabrek
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Dear Pelajar, Berikut Tips 5 Persiapan Sekolah di Tahun Ajaran Baru
-
Trik LinkUMKM BRI Buat Usaha Anda Jadi "Bankable" dan Mudah Dapat Pinjaman
-
Usai Ketahuan Selingkuh, Eric Syafutra Siap Cium Kaki Shyalimar Malik
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak