SUARA CIANJUR - Kasus penistaan agama yang melibatkan Panji Gumilang dan Ponpes Al-Zaytun telah mencuri perhatian publik dalam beberapa bulan terakhir.
Dugaan penistaan agama tersebut menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat dan komunitas keagamaan.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Djayadi Hanan, telah mengungkapkan hasil survei terbarunya yang mengindikasikan bahwa sebanyak 79,6 persen masyarakat setuju jika pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Panji Gumilang, dihukum atas dugaan kasus penistaan agama.
Survei ini menggambarkan pandangan publik terhadap isu kontroversial yang melibatkan Ponpes Al-Zaytun dan kepemimpinan Panji Gumilang.
Survei yang dilakukan oleh LSI juga menunjukkan bahwa 65,6 persen masyarakat setuju untuk membubarkan Ponpes Al-Zaytun.
Angka ini mencerminkan tingginya kekhawatiran dan ketidakpuasan yang dirasakan oleh sebagian besar responden terhadap perkembangan kasus tersebut.
Mereka menganggap langkah membubarkan ponpes sebagai tindakan yang diperlukan untuk menegakkan hukum dan menjaga keharmonisan antarumat beragama.
Namun, survei ini juga mencatat bahwa 24 persen responden tidak setuju dengan usulan untuk membubarkan Ponpes Al-Zaytun.
Sementara itu, 10,5 persen responden tidak memberikan jawaban yang jelas terkait dengan usulan tersebut. (*)
Baca Juga: Aduh! DPR Mulai Menyerah? Revisi UU ITE Bikin Capek
Berita Terkait
-
Prabowo-Erick Unggul, Ganjar-Ridwan Kamil dan Anies-AHY Terdepak!
-
CEK FAKTA: 16 Saksi Utama Al-Zaytun Ditangkap dan Nyawa Panji Gumilang Terancam Dibinasakan
-
CEK FAKTA: Wanita Ini Ngaku Jadi Korban Seks Panji G, Diancam Dibunuh Jika Menolak
-
Penistaan Agama Al Zaytun: Bareskrim Polri Gelar Perkara Setelah Hasil Labfor Diperoleh
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam