SUARA CIANJUR - Pemilu 2024 akan berlangsung beberapa bulan lagi, berbagai persiapan tentunya sudah dipersiapkan Komisi Pemilihan Umun (KPU) agar Pemilu 2024 nanti dapat terlaksana dengan lancar.
Salah satu hal terpenting dari lancarnya pelaksanaan Pemilu yakni lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dikutip dari Instagram @indonesiabaik.id pada Selasa (18/7/2023), baru-baru ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang akan digunakan dalam Pemilu 2024.
Dimana KPU Menyebutkan bahwa total ada 823.220 titik TPS yang akan disiapkan, dengan 820.161 TPS berada di dalam negeri dan 3.059 TPS berlokasi di luar negeri.
Dari informasi KPU bahwa provinsi Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah TPS terbanyak di Indonesia untuk Pemilu 2024, yaitu sebanyak 140.457 titik.
Setelah itu posisi kedua diduduki oleh Jawa Timur dengan 120.666 TPS dan Jawa Tengah dengan 117.299 TPS. Jumlah TPS di Sumatera Utara mencapai 45.875 titik, diikuti oleh Banten dengan 33.324 titik.
Jakarta memiliki 30.766 TPS, sedangkan Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan masing-masing memiliki 26.357 dan 25.985 TPS. Lampung berada di posisi kesembilan dengan 25.825 lokasi TPS, diikuti oleh Riau dengan 19.366 lokasi.
Selain TPS dengan jumlah terbanyak, ada juga TPS yang memiliki jumlah paling sedikit dalam Pemilu 2024. Jumlah TPS paling sedikit terdapat di Papua Selatan, dengan hanya 1.770 titik.
Di atasnya, terdapat Papua Barat dengan 1.923 TPS dan Papua Barat Daya dengan 2.156 TPS. Dengan pengumuman ini, menjadi penting bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut Pemilu 2024.
Pemilu adalah momentum penting dalam kehidupan demokrasi negara, di mana setiap warga negara memiliki kesempatan untuk menggunakan hak suaranya.
Penting bagi setiap individu untuk memastikan bahwa mereka memiliki hak pilih yang sah dan terdaftar di TPS yang sesuai dengan tempat tinggal mereka.
Selain itu, partisipasi aktif dalam pemilihan merupakan tanggung jawab warga negara untuk turut serta dalam memilih pemimpin dan menentukan arah negara.
Masyarakat perlu memperhatikan informasi terkait calon-calon yang akan bertarung dalam Pemilu serta program-program yang mereka tawarkan untuk kemajuan bangsa.
Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan yang cerdas dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik melalui proses demokrasi.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan