- Letjen TNI Agus Widodo resmi ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara per Selasa, 5 Mei 2026.
- Penunjukan ini dilakukan untuk menggantikan Komjen Pol Imam Sugianto yang segera memasuki masa purna tugas resmi.
- Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo akan mengisi jabatan Dirjen Strategi Pertahanan yang ditinggalkan oleh Letjen Agus Widodo.
Suara.com - Gerbong mutasi di tingkat perwira tinggi (pati) TNI dan lembaga strategis negara kembali bergerak. Nama Letnan Jenderal (Letjen) TNI Agus Widodo kini santer dikabarkan telah resmi ditunjuk at sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) per hari ini, Selasa (5/5/2026).
Kabar penunjukan ini menandai babak baru dalam karier militer Agus Widodo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) di Kementerian Pertahanan.
Konfirmasi dari Kementerian Pertahanan
Meskipun narasi di lapangan menyebutkan posisi ini masih dalam proses transisi, pihak Kementerian Pertahanan melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, dikabarkan telah memberikan konfirmasi resmi.
Penunjukan Letjen Agus Widodo ini bertujuan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Komjen Pol Imam Sugianto yang akan memasuki masa purna tugas atau pensiun.
Pergeseran di Tubuh Kemhan
Dengan beralihnya Agus Widodo ke Pejaten, kursi Dirjen Strahan Kemhan yang ditinggalkannya pun tidak dibiarkan kosong. Posisi strategis tersebut dikabarkan akan segera diisi oleh Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3/Kostrad.
Profil Singkat Sang Jenderal
Letjen TNI Agus Widodo merupakan alumnus Akademi Militer tahun 1995 dari kecabangan Infanteri (Kopassus).
Sebelum dipercaya masuk ke jajaran pimpinan BIN, pria kelahiran Bojonegoro ini memiliki rekam jejak yang mumpuni, mulai dari Danrindam XII/Tanjungpura hingga Danrem 174/ATW di Merauke.
Pengalaman Agus Widodo dalam merumuskan strategi pertahanan nasional selama di Kemhan menjadi modal kuat bagi BIN dalam memetakan tantangan keamanan dan intelijen negara ke depan.
Baca Juga: Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
Berita Terkait
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
-
Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya
-
Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?