SUARA CIANJUR - Kasus tragis yang melibatkan santriwati yang menjadi korban pemerkosaan oleh pemilik pondok pesantren di Wilayah Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggugah rasa prihatin dan keprihatinan mendalam terhadap situasi keamanan dan perlindungan di lingkungan pondok pesantren.
Kejadian memilukan ini bukanlah insiden pertama kali terjadi, dan perlu adanya tindakan serius untuk mencegah kasus serupa terulang di masa depan.
Pelaku tindakan ini adalah seorang pimpinan pesantren berinisial MDI yang berusia 40 tahun. Adapun yang lebih mengerikan adalah siasat yang digunakan pria ini adalah dengan modus mengobati dan memberikan ilmu kepada korban agar santri tersebut pintar. Selain siasat pengobatan, pelaku juga mengancam bahwa jika korban tidak mau, maka akan diancam dengan gangguan mistis.
Sementara itu, korban dalam kasus ini adalah seorang santri perempuan di bawah umur berusia 15 tahun, dengan inisial E. Kejadian ini berlangsung tidak hanya sekalin, namun terjadi sebanyak 7 kali mulai dari tahun 2022. Korban ada yang tinggal di pesantren dan ada juga yang pulang ke rumah.
Kasus pemerkosaan terhadap santriwati adalah alarm serius yang memanggil semua pihak untuk bertindak tegas. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, diharapkan kita dapat mewujudkan pondok pesantren yang aman, mendidik, dan memberikan perlindungan yang layak bagi para santri. (*)
Berita Terkait
-
Gampang untuk Dibuat, Inilah Resep Rogan Soup Makanan Khas dari Cianjur, Suguhkan Kombinasi Rasa Gurih dan Manis yang Ciyamik!
-
Kuliner Malam Di Cianjur, 3 Rekomendasi Makanan Ringan ini Harus Kamu Coba, Jangan Skip Ya!
-
7 Tempat Wisata di Cianjur yang Instagramable, Cocok Masuk Daftar Liburan Penyuka Travelling dan Jadi Bahan Bagus Buat isi Feed Sosmed Kalian!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral