/
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 18:44 WIB
KPK telah mewanti-wanti khususnya kepala daerah untuk dapat melapor bila ada telepon dengan mengatasnamakan KPK. Karena telepon tersebut merupakan penipuan. (Ist)

SUARA CIANJUR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat, terutama kepada kepala daerah, untuk mewaspadai penipuan dengan modus seseorang yang mengaku sebagai staf Ketua KPK, Firli Bahuri.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa kasus penipuan semacam ini telah terjadi di wilayah Lampung. Individu yang mengaku sebagai staf Firli Bahuri telah menghubungi beberapa kepala daerah dengan maksud meminta sumbangan atau bantuan kegiatan.

"KPK mendapat informasi adanya penipuan dengan mengaku sebagai Staf Ketua KPK Firli Bahuri yang menghubungi para Kepala Daerah dan meminta sumbangan atau bantuan kegiatan," ungkap Ali dalam keterangannya pada Sabtu (12/8/2023).

Ali menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk penipuan dan memastikan bahwa seluruh program dan kegiatan yang dilakukan oleh KPK didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kami pastikan bahwa aksi tersebut adalah penipuan. Kami tegaskan, seluruh program dan kegiatan di KPK adalah menggunakan APBN," bebernya.

KPK dengan tegas mengutuk tindakan kriminal semacam ini dan mendesak para pelaku untuk segera menghentikan aksinya.

"KPK mengecam tindakan kriminal ini dan meminta pihak-pihak yang melakukan penipuan ataupun pemerasan tersebut untuk segera menghentikan aksinya,"  sambung Ali.

Kepada masyarakat umum, KPK meminta agar lebih waspada terhadap berbagai upaya penipuan yang mengatasnamakan lembaga ini. Ali juga menekankan bahwa jika ada keraguan atau informasi yang mencurigakan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi langsung dengan KPK melalui call center 198 atau melaporkannya kepada aparat penegak hukum terdekat. (*)

Baca Juga: Bejat! 5 Fakta Kakek Perkosa Siswi Kelas 1 SD di Toilet Rumah Ibadah Singkawang, Korban Diberi Rp 2 Ribu dan Diancam

Load More