SUARA CIANJUR - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, telah mengidentifikasi secara tuntas kelemahan utama yang menghambat kinerja timnya selama pertandingan uji coba.
Meskipun berpotensi besar, Timnas U-17 masih berjuang mengatasi taktik pressing tinggi yang dihadirkan oleh lawan-lawannya.
"Kami menghadapi kesulitan dalam merespons tekanan lawan," ungkap Bima Sakti.
Upaya untuk mengatasi masalah ini telah dimulai sejak Selasa lalu dan masih berlanjut hingga saat ini. Bima Sakti menegaskan bahwa timnya benar-benar terfokus pada perbaikan yang dibutuhkan.
"Kami melakukan analisis menyeluruh terhadap kekurangan kami setiap hari, dan berdasarkan itu, kami merancang latihan spesifik untuk mengatasi masalah ini," tegas Bima.
Bima Sakti menegaskan bahwa timnya telah memiliki kerangka dasar yang kuat, namun diperlukan tambahan pemain yang mampu memberikan kontribusi berarti, terutama menjelang turnamen besar.
"Sekitar satu hingga tiga pemain tambahan bisa memberikan perubahan signifikan. Kami memerlukan pemain-pemain yang siap tampil dalam kompetisi besar," jelas Bima Sakti.
Dengan langkah-langkah konkret yang telah diambil oleh Bima Sakti dan staf pelatihnya, harapan untuk memperbaiki kinerja Timnas U-17 Indonesia semakin tinggi. (*)
Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Kalah Lawan Kashima Antlers, Pelatih Bima Sakti Kecewa Berat
Berita Terkait
-
Thomas Doll Balas Sindiran Ketua BTN dengan Kata-kata Pedas
-
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares Geram, Balas Penyataan Manajer Timnas Indonesia Sumarji
-
Shin Tae Yong Legowo, Sebut Klub Tidak Perlu Lepas Pemainnya ke Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong: Piala AFF Ganggu Perkembangan Sepak Bola Tanah Air
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa
-
Ungkap Misteri Puteri Gunung Ledang dalam Bukuloka: Janji Di Puncak Ledang
-
Manggala Agni Berupaya Padamkan Kebakaran Lahan 60 Hektare di Pelalawan
-
Cici Nuni Ungkap Rahasia Sukses Jadi Affiliator, Penghasilannya Setara Pekerja Kantoran
-
5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029
-
Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta
-
TikTok Made Me Buy It: Saat Budaya Konsumtif dan FOMO Berkolaborasi
-
Bakar Sampah Bukan Solusi Praktis: Mengapa Cara Tradisional Ini Justru Mengancam Nyawa?