SUARA CIANJUR - Seorang remaja asal Dago Elos, Bandung dengan inisial U diduga menjadi korban paparan gas air mata yang dilepaskan oleh petugas kepolisian.
Dampak dari paparan tersebut membuatnya mengalami serangan batuk berdarah dan kesulitan dalam bernafas.
Peristiwa yang mengejutkan ini terjadi pada Senin malam, 14 Agustus 2023, ketika kelompok aktivis dari Forum Dago Melawan dan warga melakukan tindakan blokade di jalan Ir. H Djuanda atau jalan Dago.
Pelemparan gas air mata oleh petugas kepolisian dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi kerumunan yang terjadi di sekitar wilayah tersebut.
Sayangnya, langkah tersebut justru berakibat buruk bagi sebagian masyarakat.
Dalam sebuah postingan yang diunggah di akun Instagram @dagomelawan, terlihat bagaimana kondisi U yang salah satunya mengalami serangan batuk berdarah akibat paparan gas air mata yang terjadi.
"Astaghfirullah lihat @polrestabesbandung, akibat dari gas air mata, U salah satu warga Dago Elos sampai batuk berdarah," tulis akun Instagram @dagomelawan.
Aksi blokade yang dilakukan oleh kelompok aktivis ini bermula dari kekecewaan warga terhadap keputusan polisi yang menolak menerima laporan dari mereka.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @dagomelawan, tampak jelas bagaimana U berjuang meredam sakit dan kesulitan bernafas.
Baca Juga: Bareng Selebgram Jevon Andrean, Komunitas DNC Gelar Pameran Unik Sambut Hari Kemerdekaan
Bahkan, ia mengalami batuk berdarah yang diduga merupakan akibat dari efek paparan gas air mata.
Selain mengalami masalah batuk, korban juga tampak kesulitan bernafas, bahkan saking parahnya hingga seseorang harus mengusap bagian punggung U untuk membantu meredakan kesulitannya dalam bernafas.
Diketahui bahwa U adalah seorang remaja dengan kondisi difable yang dikenal sebagai sosok yang ceria.
Namun, sangat disayangkan bahwa ia harus merasakan dampak negatif dari paparan gas air mata ini.
Mengingat kondisi kesehatannya yang memburuk, U harus segera menjalani perawatan medis yang diperlukan.
Dalam sebuah pernyataan yang diunggah oleh Dago Melawan, disebutkan bahwa pada hari tersebut U dievakuasi ke daerah Sekeloa untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.
Saat ini, kondisi U mulai membaik, dan Dago Melawan meminta dukungan doa dari netizen untuk kesembuhannya.
"Hari ini U dievakuasi ke Sekeloa, kondisinya mulai membaik, meminta doanya untuk semua netizen semoga kami beserta U mendapatkan kesehatan dan pulih kembali," tulis Dago Melawan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN