SUARA CIANJUR – Pelatih timnas Indonesia U17, Bima Sakti mengungkapkan peran dari konsultan, Frank Wormuth dalam proses seleksi pemain. Menurutnya, sosok asal Jerman tersebut sangat peduli terhadap sepak bola Indonesia.
"Beliau baik sekali, peduli terhadap sepak bola Indonesia,” ujar Bima Sakti, dikutip dari laman resmi PSSI, Jumat (18/8/2023).
Selain itu, Bima Sakti menuturkan bahwa dalam proses seleksi ini, dirinya selalu berkonsultasi dalam beberapa aspek penting, diantaranya adalah mental pemain.
“Kami sudah komunikasi dengan coach Frank. Yang paling pertama kami melihat mental mereka dulu. Mental mereka bagaimana mereka berkomunikasi, bereaksi, kemudian attitude mereka di lapangan, bagaimana saat bertahan maupun menyerang,” sambungnya.
Selain mental, teknik pun menjadi aspek penting yang harus dikonsultasikan.
“Kemudian kita melihat teknik mereka, melihat kecepatan mereka, yang jelas, beliau banyak kasih masukan kepada kami," lanjutnya.
Sementara itu, proses seleksi pemain timnas Indonesia U23 telah resmi berakhir. Bima Sakti berharap para pemain yang terpilih dapat terus bekerja keras untuk tingkatkan kualitas.
"Kepada mereka yang terpilih nanti, harus bersyukur, kerja keras lagi, mereka juga harus menyiapkan mental lagi untuk bersaing dengan pemain-pemain yang sudah ada, . Yang tidak terpilih, jangan putus asa, berkecil hati, karena perjalanan karir mereka masih panjang, dan yang pasti kesempatan mereka masih terbuka kedepannya” ujar Bima Sakti. (*)
Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Selama Berkuasa Jokowi Habiskan Ribuan Triliun untuk Bangun Tol
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan