SUARA CIANJUR – Proses seleksi pemain timnas Indonesia U17 telah selesai. Selanjutnya, PSSI telah mencanangkan bahwa para pemain ini akan berangkat untuk mengikuti pemusatan latihan di Jerman.
Namun, pelatih Bima Sakti mengungkapkan bahwa tidak semua pemain akan diikutkan untuk pergi ke Jerman.
“Karena waktu tinggal sedikit dan juga saat nanti TC di luar negeri (Jerman) juga yang ikut tidak bisa banyak,” ujar Bima Sakti, dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (22/8/2023).
Karena itu, Bima Sakti akan menerapkan sistem promosi dan degradasi terhadap pemain yang sudah mengikuti seleksi.
“Ya, tentu kami akan tetap menerapkan promosi dan degradasi pemain,” jelasnya.
Sementara itu, penyelenggaraan Piala Dunia U17 semakin mendekat. Upaya persiapan yang dilakukan terus mepet sehingga membuat Bima Sakti harus mengebut proses peningkatan kualitas timnas Indonesia.
“Progres tim sejauh ini semakin baik. Kami sudah melakukan banyak latihan seperti bagaimana bertahan, menyerang, dan lainnya. Kami hanya punya waktu sedikit lagi untuk bisa lebih baik dan memperbaiki kekurangan tim,” ungkap Bima Sakti.
Selanjutnya, kabarnya timnas Indonesia akan kembali melakoni laga uji coba melawan timnas Korea Selatan pada 30 Agustus mendatang. Laga ini diharapkan akan menjadi ajang mengukur kekuatan timnas Indonesia dalam menghadapi Piala Dunia U17. (*)
Baca Juga: Wacana Persatukan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Sekjen PDIP Tegaskan Kriteria Cawapres
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan: BMKG Ingatkan Masyarakat Tetap Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz
-
Kunjungan Melonjak 5,25 Persen! Revolusi Wisata di Jawa Tengah, Urban dan Instagramable Jadi Magnet
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?
-
Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen