SUARA CIANJUR - Pelatih Timnas Thailand, Issara Sritaro, telah memberikan penjelasan mengenai alasan timnya kecolongan dua gol cepat dari Timnas Indonesia U-23.
Sritaro mengomentari keunggulan lawannya dalam memanfaatkan situasi set-piece yang menjadi salah satu faktor penentu dalam pertandingan tersebut.
Pelatih berusia 52 tahun ini mengakui bahwa Timnas U-23 Indonesia memiliki keahlian dalam memanfaatkan situasi set-piece, yang menyebabkan gol-gol terjadi dengan cepat.
Set-piece memiliki peran penting dalam sepak bola modern dan bisa menjadi momen krusial untuk mencetak gol.
Selain itu, Issara Sritaro juga mengeluhkan kondisi lapangan yang licin. Kondisi lapangan yang tidak ideal dapat memengaruhi pergerakan pemain dan kualitas permainan secara keseluruhan.
Faktor lingkungan seperti ini seringkali memengaruhi strategi dan taktik yang direncanakan oleh tim.
"Untuk set-piece, Indonesia cukup baik dalam hal itu dan lapangannya cukup licin," ucap Issara Sritaro dikutip Jumat (25/8/2023).
Issara Sritaro menambahkan, "Saya yakin para pemain memberikan 100 persen bagi tim. Saya percaya hal ini dapat dilihat setelah wasit meniup peluit akhir pertandingan, di mana semua pemain tergeletak di tanah karena kelelahan." (*)
Baca Juga: Shin Tae Yong Ungkap Fakta Menarik Kemenangan Lawan Thailand, Kenapa Lebih Baik Dibanding Fase Grup?
Berita Terkait
-
Shin Tae Yong Ungkap Fakta Menarik Kemenangan Lawan Thailand, Kenapa Lebih Baik Dibanding Fase Grup?
-
Shin Tae Yong Ungkap Kondisi Skuad Pasca Libas Thailand di Semifinal Piala AFF U23
-
Indonesia Menang Lawan Thailand di Semifinal Piala AFF U23, Erick Thohir Sumringah Namun Tak Mau Jumawa
-
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong Tolak Ucapkan Terima Kasih untuk Vietnam, Sindir Soal Fair Play
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun