SUARA CIANJUR - Kawasan Asia Tenggara (ASEAN) telah menjadi tempat pertumbuhan ekonomi yang pesat dan tujuan wisata yang populer. Seiring dengan perkembangan ini, industri penerbangan di ASEAN juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Bukan hanya maskapai penerbangan dari luar yang mendominasi, tetapi juga ada sejumlah maskapai lokal yang menjadikan ASEAN sebagai panggung untuk terbang tinggi.
Lion Air menjadi maskapai dengan jumlah penumpang terbanyak, meskipun diklaim sebagai salah satu maskapai terburuk.
Dalam artikel ini, kita akan mengulas maskapai dengan jumlah terbanyak di ASEAN yang telah berperan dalam menghubungkan destinasi dan orang-orang di seluruh Kawasan, yang dilansir dari Laporan Official Airline Guide (OAG), per Agusuts 2023.
1. Lion Air (3 juta kursi)
2. Vietnam Arilines (2,7 juta kursi)
3. Vietjet Air (2,4 juta kursi)
4. Air Asia (2,3 juta kursi)
5. Batik Air (1,8 juta kursi)
Baca Juga: Daftar Terbaru Maskapai Terburuk di Dunia Versi Bounce, Dua dari Indonesia, Gimana Gengs?
6. Cebu Pacific (1,7 juta kursi)
7. Thai Air Asia (1,5 juta kursi)
8. Singapore Airlines (1,5 juta kursi)
9. Philippine Airlines (1,4 juta kursi)
10. Citilink (1,3 juta kursi)
Maskapai di ASEAN memiliki peran penting dalam memfasilitasi konektivitas dan mobilitas di kawasan ini. Dari maskapai berbiaya rendah hingga maskapai penuh layanan, pilihan yang beragam memungkinkan penumpang untuk memilih opsi yang sesuai dengan anggaran dan preferensi mereka, sambil tetap menjaga kualitas dan keamanan perjalanan udara. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam